Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Istri Penguasa Dubai Minta Perlindungan Kawin Paksa di Pengadilan Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Juli 2019 18:13 6:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Juli 2019 16:15
Bagikan
Penguasa Dubai Mohammed bin Rashid al-Maktoum dan istrinya Putri Haya, anak perempuan mendiang Raja Hussein dari Yordania.
Bagikan

Hidayatullah.com–Istri dari penguasa Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum mengajukan permohonan perlindungan dari kawin paksa di pengadilan tinggi di Inggris, berkaitan dengan salah satu dari dua anaknya.

Putri Haya binti al-Hussein –anak perempuan dari mendiang Raja Hussein dari Yordania dan saudara perempuan lain ibu dari Raja Abdullah– juga mengajukan “non-molestation order”, yang melindungi seseorang dari pelecehan atau ancaman. Tidak jelas permohonan ini berkaitan dengan siapa, lapor Reuters Selasa (30/7/2019).

Di Pengadilan Tinggi England dan Wales wanita bangsawan Arab berusia 45 tahun itu juga mengajukan wardship, yang artinya seorang anak ditempatkan di tangan pengadilan dalam memutuskan masalah-masalah besar.

Berdasarkan hukum di Britania Raya, orang dapat mengajukan perlindungan dari kawin paksa apabila dia dipaksa untuk kawin atau sudah berada dalam suatu perkawinan yang tidak disetujuinya.

Ketika dimintai keterangan soal langkah hukum yang diambil Putri Haya tersebut, pejabat di Kedutaan Uni Emirat Arab di London menolak. “Pemerintah UEA tidak berkenan mengomentari kehidupan pribadi orang.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu, kantor media pemerintah Dubai juga menolak memberikan keterangan atau komentar soal masalah pribadi yang sedang diproses di pengadilan.

Penguasa Dubai Sheikh Mohammed yang kini berusia 70 tahun menikahi Putri Haya pada 2004. Pernikahan itu diyakini sebagai yang keenam dari bangsawan Arab yang juga menjabat wakil presiden UEA itu. Sheikh Mohammed memiliki lebih dari 20 anak dari istri-istrinya.

Putri Haya dulu dikenal sebagai putri raja Yordania yang gemar berkuda. Dia menjadi salah satu atlet yang ikut belaga dalam kejuaraan berkuda di Olimpiade 2000 di Sydney, Australia.

Putri Haya kerap tampil bersama Sheikh Mohammed menyaksikan balap kuda tahunan Royal Ascot yang digelar Kerajaan Inggris.

Dalam persidangan di London, Putri Haya hadir di pengadilan, sementara suaminya tidak. Masing-masing kubu didampingi pengacara keluarga ternama di Inggris, Fiona Shackleton mewakili Putri Haya sedangkan Helen Ward mewakili Sheikh Mohammed.

Dalam pernyataan bersama kedua pengacara yang dirilis Pengadilan Tinggi awal bulan ini disebutkan bahwa perkara itu bukan masalah perceraian atau pun keuangan, melainkan soal kesejahteraan kedua anak yang dihasilkan dari pernikahan mereka.

Sebelum kasus ini, masalah pelik keluarga Sheikh Mohammed al-Maktoum mencuat ke publik akibat putrinya dari istri yang lain, Sheikha Latifa binti Mohammed al-Maktoum, melarikan diri dengan menggunakan kapal dan dibantu teman-temannya. Kapal tersebut akhirnya berhasil dicegat petugas. Rekaman video yang dibuat Latifa berisi berbagai keluhan hidup sebagai seorang putri bangsawan Arab sempat viral dan diulas media-media internasional.

Bulan Desember tahun lalu Kementerian Luar Negeri UEA membantah “kabar palsu” yang menyebutkan putri Latifa dikurung dan mendapatkan perlakuan buruk dari keluarga.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dubaihaya’Mohammed al-Maktoum
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pesan Bagi Jamaah Haji Malaysia: Jaga Kebersihan
Tulisan selanjutnya Kakak Raja Saudi Wafat, Menag Sampaikan Ungkapan Duka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?