Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ide Idiot Presiden Trump: Injeksi Disinfektan untuk Obati Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 April 2020 20:49 8:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 April 2020 20:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para dokter dan pakar kesehatan hari Jumat (24/4/2020) ramai bersuara memperingatkan orang agar tidak meminum atau menyuntikkan disinfektan, setelah Presiden Amerika Serika Donald Trump menyarankan agar ilmuwan menyelidiki apakah suntikan cairan pembersih itu ke dalam tubuh bisa mengobati Covid-19.

“Sejauh ini saran tersebut merupakan satu dari sejumlah saran paling berbahaya dan idiot tentang bagaimana cara mengobati Covid-19,” kata Paul Hunter, profesor bidang pengobatan diUnversity of East Anglia, Inggris. Dia mengatakan menyuntikkan disinfektan hampir dipastikan akan menghilangkan orang yang mencobanya.

“Saran itu sangat tidak bertanggung jawab, malangnya, ada saja orang di dunia ini yang kemungkinan percaya dengan halhal tidak masuk akan semacam itu dan mencoba melakukannya,” kata Hunter kepada Reuters.

Hari Kamis saat menemui para reporter dalam keterangan pers hariannya, Presiden AS itu mengatakan para ilmuwan harus mengeksplorasi kemungkinan untuk memasukkan atau menyuntikkan sinar atau disinfektan ke dalam tubuh orang yang terjangkit coronavirus untuk menghilangkan bibit penyakit tersebut.

“Adakah cara sehingga kita dapat melakukan hal seperti itu dengan cara menyuntikkan, ke dalam, atau semacam membersihkannya?”kata Trump. “Akan sangat menarik untuk mengetahuinya.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Baik itu duduk di bawah sinar matahari ataupun memanaskan [badan] tidak akan dapat membunuh virus yang menempel di bagian organ dalam pasien,” kata Penny Ward, profesor obat-obatan farmasi di Kings College London dan ketua Education and Standards Committee of the Faculty of Pharmaceutical Medicine.

“Meminum cairan pemutih itu mematikan. Menyuntikkan cairan pemutih mematikan lebih cepat lagi. Sama sekali jangan dilakukan!” tegasnya.

Robert Reich, profesor bidang kebijakan publik di University of California di Berkeley yang juga mantan menteri ketenagakerjaan AS, mengatakan lewat Twitter bahwa pernyataan Trump dalam keterangan pers itu sangat membahayakan kesehatan publik. “Tolong, jangan minum disinfektan,” ujarnya.

Jangankan meminum cairan disinfektan atau juga dikenal sebagai cairan pemutih, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah memperingatkan berkali-kali bahwa menyemprotkan cairan disinfektan ke tubuh manusia atau hewan, seperti yang banyak dilakukan orang semasa wabah Covid-19, dapat membahayakan kesehatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19disinfektanTrump
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raih Keberkahan dengan Sahur
Tulisan selanjutnya Fatwa Lengkap MUI: Dana Zakat Boleh untuk Tangani Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?