Hidayatullah.com–Seorang wanita Nigeria yang ditawarkan untuk dijual lewat laman Facebook di Libanon telah diselamatkan, beberapa hari setelah seorang tersangka pria yang terlibat dalam pengiklanannya ditangkap.
Iklan penjualan wanita itu di media sosial menyulut kemarahan di Nigeria.
Ketua Commission for Nigerians in the Diaspora, Abike Dabiri-Erewa mengatakan kepada BBC bahwa wanita berusia 30-an tahun itu saat ini sudah aman berada di Kedutaan Nigeria di Beirut, setelah dia diselamatkan aparat Libanon.
Dabiri-Erewa tidak menjelaskan bagaimana wanita itu diselamatkan, tetapi mengatakan lockdown Covid-19 yang diberlakukan pemerintah Libanon membantu pelacakannya.
Seorang pria ditangkap pekan lalu dengan tuduhan menjual seorang wanita pembantu rumah tangga dengan harga $1.000 di Facebook.
Tangkapan layar iklan itu beredar di internet.
Sebuah foto paspor wanita itu ikut ditampilkan, sehingga memicu banyak kecaman di media sosial, lapor BBC Selasa (28/4/2020).
Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan ribuan wanita dan gadis Nigeria serta dari berbagai negara Afrika lain diperjualbelikan setiap tahun. Mereka sering ditipu dengan iming-iming kerja di Asia atau Eropa.Namun, sering kali mereka justru dieksploitasi sebagai pembantu rumah tangga atau dipaksa menjadi pelacur.*