Hidayatullah.com—Puluhan mayat ditemukan disimpan dalam sebuah truk yang bergerak di New York, kata pihak berwenang, setelah pengguna jalan mencium bau busuk.
Andrew T Cleckney Funeral Home di Brooklyn menyewa beberapa truk dan menyimpan sekitar 50 mayat di dalamnya disertai es sebagai pendingin.
Seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya dikutip New York Times mengatakan freezer di rumah pemulasaran jenazah itu tidak berfungsi.
Polisi lantas dipanggil ke lokasi dan memasang garis polisi di sana. Tidak lama kemudian sebuah truk datang ke tempat itu.
Para pekerja berseragam APD kemudian terlihat memindahkan mayat-mayat. Tidak jelas apakah jasa-jasad itu korban wabah Covid-19. Namun, petugas terkait dan rumah pemulasaran jenazah belakangan ini kewalahan dengan banyak orang yang wafat di New York, negara bagian di Amerika Serikat yang paling parah terjangkit coronavirus.
Di wilayah New York City saja lebih dari 18.000 orang meninggal dunia akibat coronavirus, menurut data Johns Hopkins University. Secara keseluruhan di Amerika Serikat sampai saat ini sudah lebih dari 1 juta orang terkonfirmasi terjangkit virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19. Angka itu jauh melebihi jumlah kasus di negara-negara lain.
“Mereka menyimpan mayat di dalam sejumlah truk dan van,” kata pemilik bangunan di samping rumah pemulasaran jenazah itu kepada New York Times seperti dilansir BBC Kamis (30/4/2020). “Mayat-mayat ditumpuk satu dengan lainnya dalam kantong-kantong mayat… semua [kendaraan] itu penuh.”
Eric Adams, kepala daerah Brooklyn (salah satu borough ternama yang berada di dalam wilayah metropolitan New York City), pergi meninjau rumah pemulasaran itu setelah mendapat keluhan dari warga.
“Sementara situasinya masih dalam penyelidikan, kita tidak bisa membiarkan keadaannya seperti sekarang ini, di mana truk-truk berjajar di pinggir jalan penuh berisi mayat,” kata Adams kepada koran New York Daily News.
Adams mengatakan pihaknya mendapat laporan dari “orang-orang yang berjalan melintas dan melihat ada kebocoran dan mencium bau busuk dari truk.”
Menurut hukum yang berlaku di sana, rumah pemulasaran berkewajiban menyimpan mayat di tempat aman guna mencegah infeksi sampai dikuburkan atau dikremasi.
Penyimpanan mayat dalam truk berpendingin ruangan bukan hal aneh di New York selama wabah Covid-19 sekarang ini. Sejumlah rumah sakit yang tidak dapat menampung jasad di kamar mayatnya juga memasukkan pasien-pasien tidak bernyawa mereka ke dalam truk dengan bantuan forklift.*