Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel Mengubah Masjid-masjid Palestina Menjadi Sinagog Yahudi Hingga Klub Malam

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 29 Juli 2020 19:41 7:41 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 29 Juli 2020 11:07
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah studi yang diterbitkan oleh Komite Tindak Lanjut Tinggi untuk Warga Arab Israel, mengungkapkan bahwa pihak berwenang Israel telah mengubah 15 masjid menjadi sinagog Yahudi.

Studi ini juga menunjukkan bahwa 40 masjid dihancurkan, ditutup, atau ditelantarkan, sementara 17 lainnya diubah menjadi lumbung, bar, restoran, atau museum.

Salah satu landmark di Tiberias, sebuah masjid yang dikenal sebagai Masjid Zaydani, dibangun dengan gaya arsitektur Mamluk dengan kubah besar dan menara, adalah salah satu yang terlantar akibat penjajahan ‘Israel’.

“Seperti kebanyakan orang Palestina, penduduk Tiberias telah dipaksa mengungsi ke Suriah dan Libanon pada peristiwa Nakba,” Kamal Khatib dari Komite Tindak Lanjut Tinggi untuk Warga Arab Israel, mengatakan kepada Anadolu Agency.

“Keluarga Zaydani, bagaimanapun, pindah ke kota Nazareth yang berdekatan,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Khatib mengatakan keluarga Zaydani telah mengupayakan izin untuk merenovasi masjid Umari.

“Namun, Kota Tiberias (otoritas pemerintah ‘Israel’) menolak, dengan alasan akan merenovasi, tetapi tidak ada yang terjadi,” ungkapnya.

“Bahkan sejak masjid ditutup, otoritas Israel melarang jamaah dan pengunjung untuk masuk,” tambahnya.

Masjid terkenal lainnya, Masjid Al-Ahmar di kota utara Safed, diubah menjadi gedung konser dan klub malam, sementara Masjid Al-Jadid di kota Kaisarea diubah menjadi sebuah bar, sebuah penelitian menuturkan.

Masjid Al-Ahmar adalah masjid bersejarah yang dibangun pada abad 13. Masjid tersebut telah mengalami serangkaian penodaan sejak pendudukan Israel pada tahun 1948.

Pertama, ia diubah menjadi seminari Yahudi. Selanjutnya pada tahun 2006, ia menjadi kantor pemilihan untuk Partai Kadima Israel sebelum digunakan sebagai gudang pakaian.

“Masjid Al Ahmar mendapatkan namanya dari batu merahnya. Saat ini, digunakan dalam beberapa cara selain sebagai tempat shalat bagi umat Islam, ” kata Mustafa Abbas, seorang sejarawan dan penduduk asli Safad.

“Umat Muslim yang mengunjungi tempat itu menghadapi serangan dari penjajah Yahudi,” tambahnya.

“Masjid ini memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang langka karena didirikan oleh Sultan Mamluk Al Daher Baibars [1223-1277 M),” kata Abbas.

Kamal Khatib mengenang bahwa masjid-masjid di era pra-Nakba penuh dengan jamaah. “Namun, setelah Nakba, masjid-masjid dihancurkan, terutama di desa-desa. Masjid-masjid lain diubah menjadi sinagog, bar, museum, kafe, atau restoran,” ungkapnya.

“Setelah Nakba, sekitar 539 desa Palestina hancur,” kata Khatib. “Semua bangunan Palestina, termasuk masjid, telah menjadi mangsa yang mudah bagi pemerintah Israel.”

Khatib menyesalkan bahwa kelakuan ‘Israel’ “mengabaikan sentimen umat Islam”, ia mengutip perihal pemakaman al-Isaaf di Jaffa, di mana kuburan tersebut dihancurkan oleh ‘Israel’ meskipun ada protes dari warga setempat.

Khatib mengatakan pemerintah ‘Israel’ telah memberlakukan undang-undang keji untuk menyita properti penduduk Palestina, yang dengan terpaksa meninggalkan rumah mereka.

“Knesset (parlemen Israel) mengesahkan hukum absen, di mana Israel dapat menyita bangunan dan properti warga Arab [yang meninggalkan rumah mereka ke daerah lain],” ujarnya.

Sementara itu, ‘Israel’ membantah tuduhan menggunakan masjid untuk tujuan lain selain beribadah.

Pada Oktober 2015, Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan ada sekitar 400 masjid di Israel dan bahwa jumlah jamaah meningkat selama 25 tahun terakhir.

Namun Khatib dengan tegas membantah klaim ‘Israel’ tersebut. Ia mengatakan, “Pemerintah Israel tidak pernah membangun masjid dalam sejarah negara itu”.

Sebuah laporan menyatakan bahwa pihak berwenang Israel secara sistematis melakukan pengubahan hingga penghancuran situs-situs Islam di wilayah Palestina yang diduduki dengan tujuan melenyapkan identitas mereka.

Yahudi dan tentara Israel telah berulang kali menggerebek Masjid Al Aqsa yang diduduki, yang merupakan situs paling suci ketiga Islam.

“Orang-orang Yahudi telah mengubah sebagian besar masjid dan wakaf Palestina, terutama di kota-kota dan desa-desa di mana orang-orang lokal mereka dipaksa untuk pergi dan diduduki oleh orang-orang Yahudi, yang mengusir Muslim dan Kristen dari mereka,” kata Menteri Wakaf Palestina dan Urusan Agama Yusuf Adais.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din Syamsuddin: Kebijakan POP Mendikbud Tidak Bijak dan Tidak Populis
Tulisan selanjutnya Militer Mesir Bentrok dengan ISIS Setelah Kelompok itu Menduduki Desa-desa Sinai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?