Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Cadangan Gandum Libanon Tinggal Sebulan Akibat Ledakan Besar di Beirut

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2020 19:26 7:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Agustus 2020 19:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Gudang gandum utama Libanon yang berada di pelabuhan Beirut hancur dalam ledakan amonium nitrat hari Selasa (4/8/2020), sehingga cadangan pangan negara itu tinggal untuk konsumsi kurang dari sebulan, tetapi tepungnya mencukupi untuk menghindari negeri itu dari krisis, kata Menteri Perekonomian hari Rabu.

Menteri Raoul Nehme mengatakan kepada Reuters bahwa Libanon membutuhkan sedikitnya cadangan pangan untuk tiga bulan guna memastikan rakyat tidak kelaparan.

“Tidak ada krisi roti atau tepung,” kata menteri itu. “Kami memiliki cukup simpanan dan kapal-kapal sedang menuju ke sini untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang Libanon.”

Menurutnya, gandum yang berada di gudang lain Libanon tersisa untuk konsumsi kurang dari satu bulan. Namun, gudang yang hancur akibat ledakan hanya menyimpan 15.000 ton gandum ketika peristiwa itu terjadi, jauh di bawah kapasitas gudang 120.000 ton.

Distrik pelabuhan Beirut rusak parah, sehingga gerbang utama impor untuk memberi makan lebih dari 6 juta rakyat tidak berfungsi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ahmed Tamer, direktur Pelabuhan Tripoli, yang merupakan pelabuhan terbesar kedua di Libanon, mengatakan bahwa di tempatnya tidak ada fasilitas gudang. Namun, kargo yang diturunkan di sana bisa dibawa ke kompleks pergudangan yang berjarak 2 kilometer jauhnya.

Menteri Perekonomian mengatakan bahwa selain Tripoli, pelabuhan Saida, Selaat dan Jiyeh juga bisa menangani kargo bahan pangan.

Organisasi di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa hari Rabu menggelar rapat untuk mengkoordinasikan bantuan kemanusiaan bagi Libanon, kata Tamara Al-Rifai, seorang jubir untuk UNRWA, organisasi PBB untuk urusan pengungsi Palestina, kepada Reuters dari Amman.

“Rakyat [Libanon] sangat miskin, sehingga semakin sulit bagi orang untuk membeli makanan, dan fakta bahwa Beirut merupakan pelabuhan terbesar di Libanon menjadikan situasinya buruk,” kata Al-Rifai. “Kami berharap pada Tripoli, tetapi pelabuhan itu jauh lebih kecil.”

Cadangan tepung mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pasar selama sebulan setengah, dan ada 4 kapal membawa 28.000 ton gandum saat ini sedang menuju Libanon, kata Ahmed Hattir, kepala serikat importir gandum kepada koran Al-Akhbar.

Libanon mengupayakan agar keempat kapal tersebut mengubah tujuannya ke Tripoli, kata seorang pejabat kepada kanal berita LBCI.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BeirutgandumLibanonpangan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Langgar Aturan Covid-19, Italia Ancam Larang Terbang Ryanair
Tulisan selanjutnya Tunisia Kirim Bantuan Pangan ke Libanon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?