Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Berenang di Pantai Kamchatka Rusia Sejumlah Orang Jatuh Sakit

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2020 17:34 5:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Oktober 2020 17:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Organisasi peduli lingkungan Greenpeace mengatakan sejumlah orang mengeluhkan radang tenggorokan, memburuknya penglihatan, mual, muntah dan demam, setelah menikmati air laut kawasan pantai Kamchatka, Rusia.

Pihak berwenang Rusia hari Sabtu (3/10/2020) memerintahkan warga agar menjauhi pantai yang populer di daerah Timur Jauh negeri itu dikarenakan polusi air yang masih belum diketahui penyebabnya.

Greenpeace menyebut kejadian itu sebagai bencana alam, mengatakan bahwa polusi mengakibatkan sejumlah peselancar jatuh sakit.

Pihak berwenang mengatakan hasil tes air laut menunjukkan kenaikan kadar produk minyak dan zat kimia phenol, lansir DW.

Awal pekan ini, pejabat sementara menteri sumber daya alam Rusia Alexei Kumarkov mengatakan hasil tes menampakkan tingkat produk minyak dan phenol 3,6 dan 2,5 kali lebih tinggi dibanding biasanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sekarang ini yang baru bisa dikatakan adalah ada zat-zat pencemar di dalam air. Hasil tes akhirnya belum keluar,” kata Vladimir Solodov, gubernur wilayah Kamchatka.

Greenpeace mengatakan, polusi yang sepertinya sudah terjadi sejak beberapa pekan lalu pertama kali diketahui oleh warga di sekitar pantai Khalaktyrsky, bagian dari pesisir pantai Pasifik yang ditutupi pasir gunung hitam dan populer di kalangan turis.

Warga melihat air di daerah itu berubah warna dan tidak aman bagi kesehatan mereka. Orang yang kontak dengan air laut itu kemudian mengalami gangguan kesehatan, kata Greenpeace dalam sebuah pernyataan.

Belum lama ini turis yang berkunjung ke pantai mengunggah rekaman video yang menampakkan sejumlah oktopus mati dan hewan-hewan laut lainnya terkapar di pantai. Tidak jelas apakah gambar-gambar yang beredar di media sosial itu merupakan pemandangan dampak polusi air laut yang sedang terjadi di Kamchatka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:GreenpeaceKamchatkalautPantaipolusirusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perbatasan Prancis dan Italia Banjir, 2 Tewas Puluhan Orang Hilang
Tulisan selanjutnya Anggota Parlemen Hulu Rajang Bantah Keras Dukung Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia Selanjutnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah

Berita
4 Juli 2026 13:44
Hubungan Agama dan Sains
Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza

Terbaru

  • ‘Israel’ Gunakan Kesepakatan Gas dan Air untuk Menekan Yordania
  • PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU
  • Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
  • Vatikan Pecat Kelompok Katolik Tradisional SSPX karena Menentang Paus
  • Menko Yusril Sebut Penyebarluasan LGBT Perlu Diantisipasi demi Ketahanan Nasional
  • Serukan Balas Dendam untuk Ali Khamenei, Lautan Pelayan Serukan Kematian Trump
  • Pelatih Timnas Mesir Suarakan Solidaritas untuk Palestina di Piala Dunia 2026
  • Tak Ingin Disaingi, ‘Israel’ Minta AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki
  • Ledakan di Damaskus Dekat Hotel Presiden Prancis Menginap,18 Orang Terluka
  • Analisa Israel: Iran dan Hizbullah Tidak Bantu Hamas Lancarkan Operasi Thufan Al-Aqsha

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?