Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Survei: Kebanyakan Warga Arab Tidak Berpenghasilan Cukup untuk Hidup

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2020 10:06 10:06 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Oktober 2020 10:06
Bagikan
Warga Arab Saudi sedang mengantre di depan sebuah toko di Makkah, Arab Saudi, Ahad (31/05/2020).
Bagikan

Hidayatullah.com–Mayoritas warga di negara-negara Arab percaya bahwa mereka tidak mendapatkan cukup penghasilan untuk kebutuhan keluarga mereka. Laporan tersebut berdasarkan survei yang dilaksanakan di 13 negara Arab di Timur Tengah dan Afrika Utara, Middle East Eye melaporkan.

Seperempat orang yang disurvei mengatakan mereka hidup “dalam keadaan membutuhkan”, sementara 46 persen mengatakan pendapatan mereka hanya cukup untuk menutupi biaya dasar tetapi tidak untuk menabung untuk keadaan darurat.

Hasil dari Indeks Opini Arab tahunan datang ketika banyak negara menghadapi tekanan ekonomi yang serius dari pandemi Covid-19, yang telah menyebabkan hilangnya pekerjaan dan merusak bisnis kecil.

Program Pangan Dunia PBB memperingatkan pada September bahwa ekonomi di Timur Tengah dan Afrika Utara akan menyusut, rata-rata, sebesar 5,7 persen, sementara pengangguran akan melonjak, dengan Yordania diperkirakan akan menghadapi lonjakan 20 persen.

Federasi pengusaha Tunisia, UTICA, melaporkan bahwa negara tersebut kehilangan 165.000 pekerjaan selama beberapa bulan pertama pandemi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun menurut survei, separuh keluarga sudah harus meminjam untuk memenuhi kebutuhan mereka, baik dari bank maupun dari keluarga dan teman.

Sementara 17 persen juga mengandalkan jaringan keluarga dan pribadi untuk mendapatkan bantuan, 14 persen beralih ke badan amal atau pemerintah untuk mendapatkan bantuan, yang menurut survei menunjukkan “jaringan dukungan tradisional tetap lebih kuat daripada kerangka kelembagaan”.

Mayoritas dari mereka yang mengatakan bahwa mereka memperoleh cukup uang untuk rumah tangga mereka tinggal di Teluk, sedangkan wilayah yang paling membutuhkan termasuk Irak, Lebanon, Yordania, dan Palestina.

Ancaman ‘Israel’

Survei tersebut juga melihat opini tentang pemerintah yang menormalisasi hubungan dengan ‘Israel’, masalah utama dalam diskusi publik setelah Uni Emirat Arab dan Bahrain baru-baru ini meresmikan hubungan.

Hanya enam persen orang yang mengatakan bahwa mereka menerima pengakuan formal atas pemerintah Zionis oleh negara asal mereka, dan separuh dari mereka bersyarat pada pembentukan negara Palestina merdeka.

Tingkat penolakan tertinggi untuk mengakui ‘Israel’ terjadi di antara responden di Aljazair sebesar 99 persen, diikuti oleh responden di Lebanon sebesar 94 persen, dan Tunisia dan Yordania masing-masing sebesar 93 persen.

Di Arab Saudi, negara lain yang dikatakan sedang mempertimbangkan hubungan dengan Israel, hanya enam persen yang menyetujui kesepakatan. Sepertiga orang di Arab Saudi yang disurvei menolak berkomentar, jumlah yang jauh lebih besar daripada negara lain yang disurvei.

Sementara itu, 66 persen opini publik Arab menilai bahwa ‘Israel’ dan Amerika Serikat adalah dua ancaman utama bagi keamanan dunia Arab, dan 13 persen menunjuk Iran sebagai sumber ancaman utama.

Sekitar setengah dari warga Irak dan 27 persen dari Teluk mengatakan mereka percaya bahwa Iran adalah ancaman utama bagi keamanan negara mereka.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika Utaracovid-19negara Arab TelukTimur Tengah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ Akan Menentang Penjualan F-35 AS ke Qatar demi Memastikan ‘Superioritas militer’
Tulisan selanjutnya Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat

Berita
12 Juli 2026 17:41
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?