Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Coronavirus Bermutasi Menular dari Hewan ke Manusia, Denmark Bantai 15 Juta Cerpelai

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 November 2020 08:19 8:19 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 November 2020 08:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Denmark akan membunuh semua hewan cerpelai yang ada di peternakan di negaranya guna meminimalisir risiko penularan virus penyebab Covid-19 ke manusia, kata Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen hari Rabu (4/11/2020).

Frederiksen mengatakan laporan dari sebuah institusi pemerintah yang melacak coronavirus di Denmark telah menemukan mutasi virus pada 12 orang di bagian utara negeri itu yang menular dari hewan cerpelai.

“Virus yang bermutasi pada cerpelai itu bisa jadi mengancam efektivitas vaksin di masa depan,” kata Frederiksen dalam sebuah konferensi pers seperti dilansir DW.

“Situasinya sangat, sangat serius,” imbuhnya. “Dengan demikian virus yang bermutasi pada cerpelai itu dapat menimbulkan konsekuensi sangat buruk di seluruh dunia.”

Menteri Kesehatan Magnus Heunicke mengatakan 783 kasus infeksi coronavirus pada manusia di bagian utara Denmark “berkaitan” dengan cerpelai.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menteri Pangan Mogens Jensen mengatakan bahwa sedikitnya 207 peternakan sekarang ini terinfeksi, naik dari 41 bulan lalu, dan virus tersebut sudah menyebar ke seluruh bagian barat Semenanjung Jutland.

Personel dari garda nasional, kepolisian dan pasukan pertahanan akan membantu pelaksanaan pembantaian cerpelai tersebut.

Kepala Kepolisian Nasional Thorkild Fogde mengatakan penjagalan itu harus dilakukan sesegera mungkin.

Pemerintah mengatakan pembunuhan terhadap sekitar 15 juta ekor cerpelai itu diperkirakan akan memakan biaya 5 miliar kroner ($785 juta, €670). Pemerintah berjanji akan memberikan kompensasi kepada petani atas hewan ternak mereka yang dibantai.

Pihak berwenang sudah menyerukan agar dilakukan pemusnahan cerpelai yang terinfeksi coronavirus sejak bulan Juni disebabkan wabah terus saja merebak di lingkungan peternakan cerpelai.

Pada 1 Oktober, Denmark sudah memerintahkan pemusnahan 1 juta ekor mink di sekitar 60 peternakan cerpelai di bagian utara ketika Covid-19 baru ditemukan menjangkiti hewan berbulu itu.

Denmark merupakan salah satu negara penghasil terbesar kulit bulu cerpelai, sekitar 17 juta helai pertahun.

Kopenhagen Fur, sebuah koperasi beranggotakan 1.500 peternak cerpelai Denmark, menghasilkan sekitar 40% kulit bulu cerpelai yang ada di dunia. Kebanyakan diekspor ke Hong Kong dan China.

Sejauh ini negara di kawasan Nordik itu mencatat 50.530 kasus infeksi coronavirus terkonfirmasi dengan 729 kematian.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cerpelaicoronaviruscovid-19denmarkmutasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Selama Tahun 2020, Hampir 800 Warga Palestina Telah Kehilangan Tempat Tinggal akibat Dihancurkan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Telah Membunuh 46 jurnalis Palestina sejak 2000

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Terbaru

  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?