Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ormas Malaysia Kecam Label Teror pada Ikhwanul Muslimin

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 November 2020 20:54 8:54 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 November 2020 20:54
Bagikan
IKRAM Malaysia
Bagikan

Hidayatullah.com- Asosiasi ormas dan NGO Islam Malaysia mengecam keputusan Majelis Ulama Senior Arab Saudi yang memberikan label teroris kepada Ikhwanul Muslimin. Sebanyak 17 kelompok NGO Islam Malaysia mengatakan keputusan majelis Saudi tersebut dapat memecah belah umat Islam.

Dalam konferensi pers pada Senin di Kuala Lumpur, sebanyak 17 kelompok NGO Islam Malaysia mengatakan keputusan majelis Saudi tersebut dapat memecah belah umat Islam.  Mereka yang menyatakan sikap termasuk Angkatan Belia Islam Malaysia, Organisasi IKRAM Malaysia, Allied Coordinating Committee of Islamic NGO, dan Majlis Perundingan Pertubuhan Islam Malaysia.

“Gerakan Ikhwanul Muslimin adalah organisasi pelopor gelombang kesadaran Islam universal termasuk membawa pemikiran mandiri taktala dunia Islam masih dicengkeram oleh penjajahan dunia barat pada awal abad ke-20 lalu,” ucap Zairudin Hasim, Wakil Presiden Angkatan Belia Islam Malaysia, yang membacakan  pernyataan bersama 17 organisasi.

Zairudin juga mengatakan meski menghadapi berbagai kekerasan dan para aktivisnya menjadi korban penindasan, Ikhwanul Muslimin tetap berpegang pada prinsip kedaulatan hukum dan demokrasi yang merupakan manifestasi penting hak asasi manusia.  “Dunia sendiri menyaksikan usaha Ikhwanul Muslimin di Mesir yang senantiasa mendukung proses demokrasi serta pemilu untuk mengisi ruang yang ditinggalkan rezim Hosni Mubarak yang takluk dengan gelombang kebangkitan rakyat Mesir,” kata Zairudin dikutip laman Anadolu Agency.

Sementara itu Allied Coordinating Committee of Islamic NGO menilai banyak anggota Ikhwanul Muslimin menjadi korban represi setelah Jenderal As-Sisi melakukan kudeta kepada Presiden Mohammad Morsi yang terpilih secara demokratis.  “Ribuan ditahan tanpa pengadilan dan tidak diberikan hak pembelaan dan keperluan asasi. Namun, Ikhwanul Muslimin tetap dengan pendekatan damai dan tanpa kekerasan,” Mohammad Jamaluddin, Ketua Allied Coordinating Committee of Islamic NGO.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jamaluddin juga menilai pernyataan Majelis Ulama Senior Saudi menjadi alat untuk kepentingan politik pihak tertentu dan akan menodai kesucian Islam, apalagi pernyataan tersebut disampaikan di masjid-masjid dan mimbar Jumat negara.  “Mimbar Jumat digunakan untuk memfitnah, melabeli dan menghukum orang lain tanpa dalil yang jelas,” ucap Jamaluddin yang membacakan pernyataan bersama.

Aliansi ormas itu juga menilai mantan Mufti Arab Saudi Syekh Bin Baz telah mengeluarkan fatwa yang menganggap Jamaah Ikhwanul Muslimin adalah bagian dari komunitas Muslim yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam dan telah banyak berkontribusi bagi agama Islam.  “Tindakan Majelis Ulama Senior Saudi hanya akan menyeret umat Islam kepada perpecahan,” kata Jamaluddin.

Sebelumnya, Majelis Ulama Senior Saudi menyampaikan Ikhwanul Muslimin adalah kelompok teroris yang kejam dan tidak mewakili Islam. Didirikan pada 1928, Ikhwanul Muslimin masuk daftar hitam otoritas Mesir pada tahun 2013 setelah penggulingan Mohamed Morsi, presiden Mesir pertama yang dipilih secara demokratis, dalam kudeta militer yang dipimpin Jenderal Abdul Fattah al-Sisi.

Mei tahun ini, Arab Saudi secara resmi memasukkan Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi teroris.*

 

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiIkhwanul MusliminIKRAM Malaysia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota DPR: Hadapi Pandemi dan Resesi, Pemerintah Harus Berkolaborasi dengan Ulama
Tulisan selanjutnya Wakil Ketua MPR Dukung Pertemuan Wapres Ma’ruf Amin dan Habib Rizieq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?