Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jutaan Bangkai Cerpelai di Denmark Muncul Dari Dalam Kubur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 November 2020 10:58 10:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 November 2020 10:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bangkai ribuan cerpelai yang dibantai muncil kembali kepermukaan sehingga hanya tertutup lapisan tipis serbuk kapur dan tanah pasir.

Fenomena alam itu terjadi di sebuah lahan latihan militer dekat Holstebro di salah satu kuburan massal untuk cerpelai yang dibantai di Denmark karena kekhawatiran akan penularan Covid-19.

Bangkai-bangkai cerpelai itu naik ke permukaan karena mendapat dorongan gas yang keluar dari ribuan hewan mati itu, kata kepolisian setempat seperti dilansir Euronews Rabu (25/11/2020).

“Ini merupakan masalah sementara berkaitan dengan proses pembusukan bangkai,” kata Kementerian Lingkungan dan Pertanian, seraya menambahkan bahwa Staf Operasi Nasional yang mengkoordinasikan penguburan cerpelai yang dibantai mengetahui kendala itu dan bangkai-bangkai terus ditutupi tanah secara berkala.

Pihak berwenang mengatakan lubang kuburan massal itu digali sedalam 2,5 meter sebagaimana yang disarankan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Awal November, Denmark mengumumkan akan membantai 15 juta cerpelai setelah ditemukan mutasi virus penyebab Covid-19 yang dapat mempengaruhi efektivitas vaksin yang sedang dikembangkan.

Perintah pembantaian dikeluarkan setelah dilakukan analisis oleh otoritas kesehatan Denmark, yang mengidentifiksi klaster varian coronavirus pada hewan.

Dua pekan kemudian Menteri Pertanian Denmark mengundurkan diri ketika pemerintah mengetahui bahwa mereka tidak memiliki dasar hukum untuk melaksanakan pemusnahan cerpelai yang tidak terbukti terjangkit coronavirus.

Lebih dari 10 juta cerpelai kabarnya sudah disuntik mati.

Kementerian Lingkungan dan Pertanian juga mengkhawatirkan lokasi kuburan massal cerpelai di Holstebro yang dianggap terlalu dekat dengan danau Boutrup.

Pihak berwenang bekerja sama dengan Badan Perlindungan Lingkungan Denmark (EPA), Badan Pengawas Kesehatan Hewan dan Makanan Denmark untuk memastikan bahwa danau itu tidak tercemar oleh fosfor dan nitrogen dari bangkai cerpelai.

EPA menetapkan jarak 300 meter antara kuburan dan danau, tetapi sebagian lain jaraknya kurang dari 200 meter dari sumber air itu.

“Masalah ini harus segera ditangani, dan karena itu tindakan harus diambil secepatnya,” kata Menteri Pangan, Pertanian dan Perikanan Rasmus Prehn dalam sebuah pernyataan.

Pihak berwenang sedang merundingkan apakah akan memasang pipa drainase guna memastikan bahwa cairan polutan dikumpulkan dan dibersihkan dari danau.

Leif Brøgger, seorang anggota dewan kota Holstebro, mengatakan bahwa pemerintah “mempertaruhkan alam kita dan menggunakannya sebagai tempat pembuangan.”

Denmark mengatakan lokasi kuburan massal itu akan dijaga 24 jam sampai pagar didirikan di sekelilingnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cerpelaidenmarkKuburan Massal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Munas X, Anies Minta MUI Keluarkan Fatwa Hadapi Pandemi
Tulisan selanjutnya Ketua Umum Baru MUI Dipilih Malam Ini, Mencuat Sejumlah Nama “Calon”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?