Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hungaria Tak Beri Tim PBB Akses Meninjau Penampungan Migran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 November 2018 05:20 5:20 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 November 2018 05:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah tim pakar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa hari Kamis (15/11/2018) membatalkan rencana kunjungannya ke Hungaria, setelah pemerintah setempat menolak memberikan akses ke dua tempat di mana para migran dan pencari suaka ditahan.

UN Working Group on Arbritrary Detention rencananya berada di Hungaria sampai hari Jumat (16/11/2018). Para pakar yang bekerja untuk PBB itu diundang datang ke Hungaria oleh pemerintah Budapest.

Mereka bermaksud mengunjungi “zona transit” Roszke dan Tompa, dua tempat yang terletak di perbatasan Serbia, yang dicurigai sebagai tempat penahanan ilegal untuk para migran dan pencari suaka. Namun, Budapest tidak memberikan izin mereka berkunjung ke sana.

Hungaria akan Pidanakan Orang yang Membantu Migran Pencari Suaka

Tempatkan Pengungsi Dalam Peti Kemas, Hungaria Dihujani Kecaman

“Tidak diragukan lagi bahwa menahan para migran di “zona-zona transit” seperti itu merupakan pelanggaran terhadap kebebasan orang yang dijamin oleh hukum internasional,” kata Elina Steinerte dan Setondji Roland Adjovi, anggota UN Working Group on Arbritrary Detention seperti dilansir DW.

“Kami menerima sejumlah laporan kredibel perihal kurangnya pengamanan terhadap penahanan paksa di fasilitas-fasilitas tersebut yang ingin dikunjungi oleh Working Group,” imbuh mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hungaria menempatkan para migran dan pencari suaka yang memasuki wilayahnya di zona-zona transit di luar perbatasan Uni Eropa.

Para migran yang permohonan suakanya ditolak, dikirim balik ke Serbia dan dilarang kembali memasuki seluruh zona Schengen (zona bebas visa di kalangan negara anggota Uni Eropa dan beberapa negara tetangganya). Mereka yang permohonan suakanya diterima ditempatkan di zona transit dan diawasi oleh petugas keamanan, yang mana mereka sampai enam bulan tidak diperbolehkan keluar dari tempat tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BudapesthungariamigranPBBsuaka politikUni Eropazona bebas visazona Schengenzona transit
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya CIA: Putra Mahkota Saudi Perintahkan Pembunuhan Khashoggi
Tulisan selanjutnya Kebijakan Pemerintah, Saham Asing Bisa 100% di 95 Bidang Usaha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?