Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anwar Ibrahim: Saya Minta PM Mahathir Tidak Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Februari 2020 09:52 9:52 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Februari 2020 09:41
Bagikan
Dr Anwar Ibrahim dan Dr Mahathir Mohamad 
Bagikan

Hidayatullah.com–Datuk Seri Anwar Ibrahim mengatakan bahwa dia telah meminta agar Tun Dr.Mahathir Mohamad mempertahankan jabatan perdana menteri, tetapi dia menolak.

Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu mengatakan bahwa dia menyampaikan permohonan itu atas nama partainya dan Pakatan Harapan dalam pertemuan yang digelar kemarin, lapor The Star Selasa (25/2/2020). Namun, politisi berusia 94 tahun itu menolaknya.

“Saya memohon kepadanya atas nama Keadilan dan Pakatan, bahwa pengkhianatan ini bisa dihadapi bersama-sama. Namun, beliau memiliki pemikiran berbeda,” kata Anwar, yang dijanjikan akan diberi kursi perdana menteri setelah 2 tahun Mahathir menjabat, sebagai kesepakatan koalisi Pakatan Harapan yang dibuat dalam rangka menumbangkan pemerintahan Najib Razak (politisi UMNO) yang korup lewat pemilu Mei 2018.

“Beliau pikir tidak seharusnya diperlakukan demikian … dirinya diasosiasikan bekerja sama dengan mereka para tokoh itu,” kara Anwar, merujuk kepada sebagian tokoh Pakatan Harapan, PKR dan Partai Pribumi Bersatu yang konon akan menggandeng tangan UMNO. [Baca juga berita link di bawah]

  • Partainya Mahathir Keluar dari Koalisi, Pakatan Harapan Gelar Rapat Darurat
  • Permohonan Mundur Dikabulkan Raja Malaysia, Mahathir Kini Berstatus PM Sementara

Ditanya apakah Mahathir merasa bertanggung jawab atas ketegangan politik yang terjadi akibat pengunduran dirinya, Anwar menjawab bahwa Mahathir seharusnya tidak dipersalahkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anwar juga mengatakan bahwa nama Mahathir “dicatut.”

“Namanya dicatut oleh mereka yang berasal dari dalam partai saya sendiri dan di luar partai. Dia mengulangi lagi apa yang sebelumnya sudah dikarakan kepada saya pada hari itu bahwa dia tidak ada sangkut-pautnya dengan itu,” kata Anwar ditemui di luar gedung markas PKR sekembalinya dari pertemuan dengan Raja Malaysia di Istana Negara kemarin.

“Dia mengatakan dengan jelas bahwa tidak mungkin akan pernah bekerja sama dengan orang-orang yang berkaitan dengan rezim lama,” imbuh Anwar.

Ditanya apakah Anwar akan tetap menjadi perdana menteri kedelapan Malaysia, wakil rakyat daerah pemilihan Port Dickson itu hanya tersenyum seraya berkata, “Kita lihat saja nanti.”

Mahathir melakukan pertemuan dengan Yang di-Pertuan Agong di Istana Negara pada sore hari Senin (24/2/2020), setelah sebelumnya pada siang hari dia mengumumkan mundur dari jabatan perdana menteri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Petani Prancis Protes Kebijakan Agrikultur Uni Eropa
Tulisan selanjutnya Hujan Deras, Banjir di Sejumlah Titik Termasuk Istana Presiden

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?