Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Otoritas Berlin Larang Kelompok Muslim Jama’atu Berlin Alias Tauhid Berlin

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Februari 2021 11:03 11:03 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Februari 2021 10:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak berwenang di ibukota Jerman mengumumkan larangan atas kelompok Jama’atu Berlin menyusul serangakaian penggerebekan yang dilakukan pada waktu subuh.

Senat Berlin lewat Twitter mengatakan bahwa pihaknya sudah menyatakan terlarang “asosiasi jihadis-Salafis Jama’atu Berlin” yang juga dikenal sebagi Tauhid Berlin, lansir DW Kamis (25/2/2021).

Ciutan itu mengatakan polisi di Berlin dan Brandenburg melakukan penggeledahan pada pagi hari terhadap properti-properti milik anggota kelompok tersebut.

Seorang jubir yang dikutip kantor berita Jerman DPA mengatakan 800 anggota kepolisian —termasuk dari pasukan komando— dikerahkan dalam penggeledahan tersebut yang dilakukan di distrik Reinickendorf, Moabit, Wedding dan Neukölln. Tidak ada laporan tentang penangkapan.

Sebuah pernyataan yang dirilis Senat mengatakan bahwa Jama’atu Berlin telah berubah menjadi kelompok yang mengagungkan “jihad” dan mendukung IS, menolak konstitusi Jerman dan menyerukan syariah sebagai satu-satunya hukum yang sah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“(Di dalam kelompok itu), ada sikap anti-Semit parah yang menyeru kematian bagi orang-orang Yahudi,” kata Torsten Akmann, menteri dalam negeri wilayah negara bagian Berlin.

Kelompok itu diyakini memiliki 20 anggota, sebagian di masa lalu berusaha menarik perhatian publik dengan membagikan selebaran di berbagai daerah di Berlin.

Senator Urusan Dalam Negeri Berlin Andreas Geisel Dalam konferensi pers mengatakan bahwa organisasi tak terdaftar itu sudah dipantau gerak-geriknya selama dua tahun.

“Bahaya terorisme kaum Islamis masih tetap tinggi,” kata Geisel. “Larangan Hari ini tersebut merupakan upaya lain dari memerangi kekerasan ekstremisme.”

Koran Tagesspiegel melaporkan bahwa beberapa pengikut kelompok itu pernah mengunjungi Masjid 

Fussilet, yang ditutup aparat tahun 2017. Anis Amri, migran asal Tunisia yang melakukan serangan di Pasar Natal Berlin tahun 2016 yang menewaskan 12 orang, juga sering mengunjungi masjid tersebut, menurut pihak berwenang.

Dinas intelijen dalam negeri Jerman mencatat jumlah pengikut Salafi di Jerman naik menjadi 12.150 pada tahun 2019.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BerlinJermanSalafiTauhid Berlin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah Penyakit-penyatik Hati yang Menjangkiti Para Pendebat
Tulisan selanjutnya investasi minuman keras Pemerintah Rencana Investasi Minuman Keras, Anggota DPR Soroti Aksi Penembakan di Kafe RM

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?