Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Facebook Akan Enyahkan Penyangkal Holocaust dari Platformnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Oktober 2020 19:21 7:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Oktober 2020 19:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Facebook akan melarang postingan yang menyangkal adanya Holocaust dan akan mulai mengarahkan pengguna ke sumber otoritatif apabila mereka memcari informasi tentang genosida yang dilakukan Nazi tersebut, demikian diumumkan CEO Facebook Mark Zuckerberg hari Senin (12/10/2020).

Dilansir Associated Press, keputusan itu diambil di tengah desakan dari para penyintas Holocaust di berbagai negara, yang memimpin kampanye musim panas tahun ini untuk mendesak Zuckerberg agar menyingkirkan muatan-muatan berisi penyangkalan terhadap terjadinya Holocaust di media sosial buatannya tersebut.

Dikoordinasikan oleh Conference on Jewish Material Claims Against Germany, kampanye #NoDenyingIt setiap hari mengunggah video di Facebook yang mendesak agar grup, laman dan muatan berisi penyangkalan terhadap Holocaust dienyahkan dari platform media sosial terpopuler sejagat itu.

Zuckerberg mengundang kecaman orang-orang Yahudi di berbagai negara pada tahun 2018 ketika mengatakan penyangkal Holocaust tidak “dengan sengaja” menafikan peristiwa itu dan bahwa Facebook tidak akan menghapus muatan yang tidak menyeru kepada kekerasan atau melukai orang lain.

Namun dalam laman blognya hari Senin kemarin, pemuda keturunan Yahudi itu mengatakan “pemikirannya telah berubah setelah saya melihat data yang menunjukkan peningkatan kekerasan anti-Semitik (anti-Yahudi), dan demikian pula kebijakan meluas kami tentang ujaran kebencian.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anti-Defamation League, sebuah organisasi Yahudi berbasis di Amerika Serikat, hati Senin mengatakan pihaknya lega karena Facebook telah berubah, tetapi mengkritiknya karena keputusan itu baru diambil hampir 10 tahun kemudian sejak pihaknya menyeru agar kebijakan itu diberlakukan.

Claims Conference juga menyambut baik keputusan Facebook itu.Greg Schneider, wakil presiden eksekutif organisasi itu, mengatakan kebijakan tersebut memastikan pesan-pesan anti-Semitisme tidak digaungkan.

Ronald Lauder, presiden World Jewish Congress, dalam pernyataan yang sudah dipersiapkan mengatakan bahwa pengakuan terhadap para penyangkal Holocaust merupakan salah satu bentuk anti-Semitism yang berarti ujaran kebencian.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti-SemitismefacebookHolocaustMark Zuckerbergnaziyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Makin Banyak Orang Belanda Menggunakan Sepeda Listrik
Tulisan selanjutnya Wapres: Pihak yang Merasa Keberatan Dengan UU Ciptaker Silakan Uji Materi di Mahkamah Konstitusi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?