Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslimah AS Tuntut Aberorombie Dalam Masalah Jilbab

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 29 Juni 2011 11:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang Muslimah Amerika Serikat, Senin (27/06/2011), menuntut pengecer pakaian Abercrombie & Fitch karena memecat dia sebab ia menolak untuk membuka jilbabnya, kata satu kelompok pendukung hak Muslim.

Hani Khan dari San Mateo, California, menyatakan para manager toko tersebut telah memberi tahu dia agar membuka jilbabnya sebagai bagian dari “Look Policy” rangkaian toko pakaian itu, kata Dewan Hubungan Islam-Amerika (CAIR) di dalam satu pernyataan.

Hani Khan dipecat dari pekerjaannya di toko Abercrombie & Fitch di California pada Februari 2010, setelah ia bekerja di sana selama empat bulan, ketika ia menolak untuk mematuhi permintaan para manager toko itu, kata CAIR.

“Ketika saya diminta untuk membuka penutup kepala saya, setelah saya dipekerjakan, semangat saya runtuh dan saya merasa tak diingini,” kata Hani Khan.

“Saya, yang tumbuh-besar di negeri ini, tempat jaminan kebebasan beragama Bill of Rights, merasa sedih,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Setelah dipecat, Hani Khan menyampaikan keluhan ke US Equal Employment Opportunity Commission, yang pada September 2010 memutuskan Hani Khan telah menjadi korban diskriminasi. Ia mengajukan tuntutan hukum terhadap Abercrombie & Fitch setelah gagal mencapai kesepakatan penengahan dengan toko pengecer tersebut, kata CAIR.

“Abercrombie & Fitch tak bisa bersembunyi di balik `Look Policy` untuk membenarkan tindakan melanggar hak sipil Hani Khan,” kata Araceli Marinez-Olguin, pengacara yang mewakili Muslimah itu, di dalam satu pernyataan sebagaimana dikutip AFP.

Abercrombie & Fitch, pengecer pakaian yang berorientasi pemuda dengan reputasi buruk karena iklannya menampilkan model muda yang berpakaian minim, telah berulangkali menghadapi masalah hukum akibat “Look Policy”-nya. Pengecer tersebut memandang kebijakan itu penting buat “citra pemasarannya”.

Pada September 2009, pemerintah AS menuntut perusahaan tersebut karena melakukan diskriminasi terhadap seorang Muslimah di Tulsa, Oklahoma. Perempuan itu menuduh perusahaan tersebut telah menolak untuk memperkerjakannya sebab ia memakai jilbab.

Kasus serupa pada 2008, seorang Muslimah mengatakan seorang manager di satu toko Abercrombie & Fitch di Milpitas, California, telah menulis “bukan penampilan Abercrombie” di formulir wawancaranya dan menolak untuk menerima perempuan itu sebagai pegawai setelah Muslimah tersebut mengajukan lamaran pekerjaan.

Tahun lalu, pemerintah AS menuntut perusahaan itu karena melakukan tindakan diskriminasi sehubungan dengan kejadian tersebut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:larangan jilbabold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OKI Canangkan 10 Tahun Aksi untuk Reformasi Politik
Tulisan selanjutnya Tertawa Baik untuk Otak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?