Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Denmark Tidak Lagi Berikan Izin Tinggal Pengungsi Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 April 2021 10:51 10:51 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 April 2021 10:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Denmark menjadi negara Eropa pertama yang mencabut izin tinggal bagi pengungsi Suriah, dengan alasan sebagai wilayah di negeri itu tidak lagi mengalami peperangan dan sudah cukup aman.

Sedikitnya permohonan 189 orang Suriah yang mengajukan perpanjangan status izin tinggal sementara ditolak sejak musim panas lalu.

Sekitar 500 orang asal Damaskus dan daerah sekitarnya sedang dievaluasi ulang.

Hiba al-Khalil, 28, yang meninggalkan rumah dan melewati Turki dan Yunani sebelum akhirnya sampai di Denmark pada 2015, berkata, “Daya katakan kepada pewawancara, berada di luar Suriah lama seperti saya sudah cukup mengundang kecurigaan rezim. Hanya karena kotamu tidak lagi dihujani bom kimia bukan berarti keadaan sudah aman… Siapa saja bisa tiba-tiba ditangkap.”

“Saya gembira bisa sampai di Denmark. Saya datang ke sini untuk bekerja dan belajar dan menjalani kehidupan baru. Saya sudah mempelajari bahasanya cukup baik. Sekarang saya bingung dan terkejut karena itu semua tidak cukup,” kata jurnalis magang itu yang tidak tahu apakah permohonan perpanjangan izin tinggalnya akan disetujui. Dia sudah dipanggil dua kali untuk wawancara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Refugees Welcome Denmark, 30 orang Suriah sudah ditolak perpanjangan izinnya dan pengadilan juga tidak membela mereka. Namun, karena Kopenhagen tidak lagi memiliki hubungan diplomatik dengan Damaskus, orang-orang itu tidak bisa langsung dideportasi ke Suriah.

Beberapa orang yang permohonannya ditolak sudah dijebloskan ke detensi imigrasi. Mereka tidak lagi bisa bekerja, sekolah atau memperoleh perawatan kesehatan layak.

Pria Suriah umumnya dikecualikan dari kebijakan baru Denmark itu, karena mereka dianggap berisiko akan dipaksa masuk militer bila kembali ke Suriah. Mayoritas yang akan terkena kebijakan baru itu adalah wanita dan manula, yang tidak sedikit di antara mereka akan terpisah dari anak dan keluarganya.

Orangtua Mahmoud al-Muhammed, 19, yang keduanya berusia 60-an akhir, permohonannya untuk tinggal di Denmark ditolak. Padahal ayahnya sudah pensiun dari militer Suriah sejak 2006 dan dia mendapat ancaman ketika keluarganya meninggalkan Suriah.

“Mereka ingin menempatkan orangtuaku di pusat detensi mungkin selama 10 tahun, sebelum Assad tidak lagi berkuasa,” kata pemuda itu. “Mereka berdua mengalami gangguan kesehatan. Kebijakan ini sangat kejam, dirancang sedemikian rupa agar kami putus asa dan akhirnya terpaksa pergi,” imbuhnya, seperti dikutip The Guardian Rabu (14/4/2021).

Denmark Saat ini dihuni sekitar 5,8 juta jiwa, 500.000 di antaranya imigran dari 35.000 merupakan orang Suriah.

Selain mencabut izin tinggal, pemerintah Denmark menawarkan uang sekitar £22,000 perorang bagi pengungsi yang bersedia kembali ke negaranya secara sukarela.

Namun, karena banyak yang khawatir dengan keselamatannya, pada tahun 2020 hanya 137 pengungsi yang mengambil tawaran itu.

“Kebijakan pemerintah itu bekerja dan saya tidak akan surut, itu tidak akan terjadi. Kami sudah mengatakan dengan jelas kepada para pengungsi Suriah bahwa izin tinggal mereka hanya bersifat sementara dan bahwa izin itu dapat dicabut apabila alasan pemberian izin itu tidak lagi ada,” kata Menteri Imigrasi Mattias Tesfaye kepada  Agence France-Presse.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:denmarkpengungsisuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rekonstruksi Masjid al-Nuri di Mosul Irak Arsitek Mesir Memenangkan Kompetisi untuk Rekonstruksi Masjid Al-Nuri, Mosul
Tulisan selanjutnya Tak Perlu Tabir, Ramadhan Rumah Makan di Dubai Bebas Melayani Pelanggan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?