Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Al-Azhar Setujui Pengunduran Diri Dr Al-Qaradhawi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Januari 2014 11:12 11:12 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Desember 2013 07:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dewan Ulama Senior Al-Azhar hari Senin (9/12/2013) mengumumkan menerima pengunduran diri Syeikh Yusuf Al-Qaradhawi.

Dilansir Ahram Online, lembaga ulama yang antara lain bertugas menjadi dewan penasihat Al-Azhar itu dalam pernyataannya mengatakan menggelar pemungutan suara guna meloloskan permohonan pengunduran diri tersebut. Imam Besar Al-Azhar Ahmad Al-Tayyib tidak ikut dalam pemungutan suara itu.

Dilansir Al-Arabiya, sekretaris jenderal dewan ulama itu Abbas Shouman, mengutip pernyataan Syeikh Al-Tayyib mengatakan, “Seorang imam yang fair sebaiknya tidak berpartisipasi dalam pengambilan keputusan seperti itu atas orang yang menyerangnya secara personal, sehingga dia tidak terkesan seperti melakukan balas dendam.”

Dalam surat pengunduran dirinya pekan lalu, Dr Al-Qaradhawi menuding Syeikh Al-Tayyib “menyalahgunakan wewenang jabatannya untuk mendukung kudeta militer,” kutip AFP.

“Kami menunggu syeikh Al-Azhar untuk kembali ke jalan yang benar dan melepaskan diri dari keterkaitannya dengan rezim tirani,” kata Al-Qaradhawi dalam sebuah postingnya hari Senin. Kabar pertama mengenai pengunduran diri Al-Qaradhawi diketahui dari pernyataan di laman Facebook-nya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Al-Qaradhawi, sekarang berusia 86 tahun, beberapa kali dipenjara pada era presiden Jamal Abdul Nasser tahun 1950-an. Dia pindah ke Qatar tahun 1961.

Al-Qaradhawi yang dulu aktif di organisasi Al-Ikhwan Al-Muslimun diketahui menolak dua kali tawaran menjadi pemimpin Al-Ikhwan, yaitu pada tahun 1976 dan 2004.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ada Sekitar 1.500 – 2.000 Jihadis Eropa Berangkat ke Suriah
Tulisan selanjutnya PBB Akan Periksa Cadangan Uranium Libya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?