Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Serikat Tolak Usulan Rusia untuk Bergabung Menyerang Militan di Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Mei 2016 16:24 4:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Mei 2016 16:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikata telah menolak usulan Rusia untuk melakukan serangan bersama atas kelompok-kelompok bersenjata Muslim di Suriah, dengan mengatakan bahwa mereka memiliki tujuan berbeda.

Penolakan itu diutarakan setelah Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu menyeru agar kedua megara bekerja sama dalam operasi militer untuk menarget kelompok-kelompok yang tidak mematuhi perjanjian gencatan senjata AS-Rusia.

“Kita harus mulai mengambil tindakan bersama antara angkatan udara Rusia dengan pasukan udara koalisi pimpinan AS pada 25 Mei dan merencanakan dan melancarkan serangan udara atas target-target dan unit-unit milik Al-Nusra dan kelompok militan ilegal lainnya, yang tidak mematuhi gencatan senjata,” kata Shoigu.

Sejak gencatan senjata diberlakukan akhir Februari lalu aksi saling serang mengalami penurunan, tetapi tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa pasukan Bashar Al-Assad banyak melanggar gencatan senjata, dan mendesak agar Rusia justru memberikan tekanan terhadap sekutunya pemerintah Suriah, lapor Euronews Jumat (20/5/2016).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara Rusia mendukung rezim Assad, Amerika Serikat mendukung kelompok-kelompok yang berusaha menyingkirkannya dari kursi kekuasaan. Perang di Suriah kini telah memasuki tahun kelima dan merenggut nyawa sedikitnya 250.000 dan memaksa jutaan orang meninggalkan Suriah dan mengungsi ke negara-negara tetangga.

Amerika Serikat besarta NATO menghentikan kerja sama formal di bidang militer dengan Rusia sejak pemerintah Moskow mengirimkan pasukan ke Krimea, Ukraina tahun 2014. Aneksasi Krimea di Ukraina itu menimbulkan peperangan antara kelompok yang cenderung kepada blok negara Barat (AS dan sekutunya) dan kelompok yang cenderung kepada Rusia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khutbah Jumat tentang Adab di Mahkamah Konstitusi [2]
Tulisan selanjutnya Mendagri Sebut Pencabutan Perda Miras Hanya yang Tumpang Tindih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perbaiki Kepengasuhan Pesantren, Muhammadiyah Bekali Musyrif dengan Keterampilan Psikologi Remaja

Berita
6 Agustus 2026 16:00
Jet Tempur F-35 Amerika Jatuh Dekat Pangkalan Militer California
Ukraina Tidak akan Pernah Bergabung dengan NATO, Kata Mantan Jenderal Ternama
Komisi Dakwah MUI: Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar Harus Disampaikan dengan Hikmah dan Solusi
Dituduh Plagiat Profesor Kulit Hitam Termuda Cambridge Mengundurkan Diri

Terbaru

  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
  • Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
  • Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil
  • Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG
  • Investigasi Drop Site: Ada Pejabat PBB Jadi Informan ‘Israel’
  • Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos
  • Kebohongan Profesor Cambridge Jason Arday yang Diungkap Media
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas Akibat Bom di Lebanon Selatan
  • Malaysia Tegaskan Tak Akan Pulangkan Pengungsi Rohingya Jika Nyawa Mereka Terancam
  • Penjara Seumur Hidup Bagi Pemuda Afghanistan yang Menabrakkan Mobil ke Kerumunan di Munich Jerman

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?