Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tentara Prancis di Sahel Tangkap Anggota Senior Kelompok Afiliasi ISIS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Juni 2022 13:23 1:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Juni 2022 13:23
Bagikan
Seorang tentara Prancis di Mali.
Bagikan

Hidayatullah.com– Militer Prancis mengatakan telah menangkap seorang anggota berpangkat tinggi dari kelompok bersenjata di Sahel yang berafiliasi dengan ISIS.

“Pada malam 11-12 Juni, operasi pasukan Barkhane (Prancis) berhasil menangkap Oumeya Ould Albakaye, seorang tokoh senior Islamic State in the Greater Sahara (IS-GS),” kata seorang juru bicara militer Prancis hari Rabu (15/6/2022).

Sebuah sumber keamanan mengatakan kepada AFP bahwa Albakaye pernah menjadi calon unggulan untuk menggantikan pemimpin IS-GS Adnan Abu Walid al-Sahrawi, yang ditembak mati oleh pasukan Prancis pada Agustus 2021.

Albakaye, seorang pakar pembuatan bom, merupakan pimpinan regional kelompok tersebut, yang mengepalai area Gourma di Mali dan Oudalan di negara tetangga Burkina Faso.

Militer Prancis mengatakan Albakaye bertanggung jawab atas kejahatan terhadap kemanusiaan yang terjadi di kedua negara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Prancis akan menyelesaikan penarikan pasukannya dari Mali dalam beberapa bulan ke depan ketika pangkalan militer utamanya di Gao akan dikembalikan ke pasukan pemerintah Mali.

Hubungan antara Mali dan Prancis memburuk setelah junta militer merebut kekuasaan di Bamako pada Agustus 2020.

Junta menolak menetapkan waktu kapan kekuasaan akan kembali diserahkan ke tangan pemerintahan sipil, mereka justru mempererat hubungan dengan Rusia.

Pasukan Rusia yang mereka sebut sebagai “instruktur militer” dipandang Prancis dan para sekutunya sebagai tentara bayaran yang didatangkan oleh perusahaan jasa keamanan pro-Kremlin Wagner Group.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Burkina FasoIS-GSmaliOumeya Ould AlbakayePrancisrusiaSahel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mau Dibawa ke Mana Pendidikan Agama Kita
Tulisan selanjutnya Belanda Gagalkan Mata-mata Rusia yang Berusaha Menyusup ke ICC

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?