Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menyangkal Genosida Muslim Bosnia , Menteri Montenegro Dipecat

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 19 Juni 2021 12:24 12:24 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 19 Juni 2021 12:24
Bagikan
200.000 kaum Muslim tewas dibantai, ribuan dipaksa mengungsi dari rumah mereka dan lebih 20 ribu Muslimah diperkosa dalam Perang Balkan tahun 1992-1995
Bagikan

Hidayatullah.com–Parlemen Montenegro memutuskan untuk mengadopsi resolusi yang mengutuk genosida Muslim Bosnia di Srebrenica dan memecat seorang menteri pro Serbia. Menteri tersebut baru-baru ini menyangkal pembantaian, menampilkan keretakan dalam koalisi pemerintah.

Para legislator pada Jumat memilih untuk menggantikan Menteri Kehakiman Vladimir Leposavic. Hal itu disebabkan komentarnya baru-baru ini yang menolak menyebut pembantaian Muslim Bosnia di Srebrenica sebagai genosida.

Pada tahun 1995 terhadap sekitar 8.000 Muslim Bosnia di Srebrenica dibantai oleh pasukan Serbia Bosnia di akhir Perang Bosnia.

Sebelumnya pada bulan Maret, dia akan mengakui pembantaian itu sebagai genosida hanya ketika telah “ditentukan dengan tegas”.

Meskipun menimbulkan kontroversi besar karena komentar tersebut, Leposavic menolak untuk berhenti dan menerima dukungan dari blok legislator pro-Serbia yang merupakan bagian dari aliansi pemerintahan Montenegro.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meskipun begitu, pemecatan Leposavic adalah usulan Perdana Menteri Zdravko Krivokapic.

“Dengan mengusulkan pemecatan menteri, saya mengambil risiko sekali lagi ditandai sebagai musuh dan pengkhianat hanya demi keadilan dan kebenaran,” ujarnya,

Dia mengatakan pemecatan Leposavic diperlukan untuk masyarakat sipil yang mendorong integrasi Eropa.

Secara terpisah, legislator juga menyetujui resolusi yang mengutuk pembantaian Srebrenica, yang tetap menjadi satu-satunya episode genosida di tanah Eropa setelah Perang Dunia II.

Resolusi tersebut mengecam keras genosida, melarang penyangkalannya dan menetapkan hari peringatan untuk insiden tersebut.

Sementara di Bosnia kelompok etnis yang bersaing tidak dapat menyetujui untuk meloloskan resolusi serupa di Srebrenica. Sefik Dzaferovic, seorang Muslim Bosniak anggota kepresidenan tripartit negara itu, memuji langkah Montenegro. Ia menyebutnya sebagai “kontribusi besar untuk memperkuat perdamaian dan kepercayaan”.

Itu disahkan di parlemen, berkat dukungan dari legislator oposisi dari Partai Sosialis Demokrat (DPS) Presiden Milo Djukanovic.

Montenegro adalah bagian dari negara yang sama dengan Serbia selama perang Bosnia. Sebagian pecah pada tahun 1996 untuk membentuk federasi dan akhirnya memperoleh kemerdekaan penuh pada tahun 2006.

Sekitar 29 persen warga Montenegro diidentifikasi sebagai orang Serbia, dan 12 persen sebagai Muslim atau Muslim Bosnia.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bosniaGenosida Srebrenica 1995muslim BosniaPembantaian Muslim Bosnia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya narkoba ma'ruf Ma’ruf Amin: Tugas Ulama Melakukan Perbaikan, Bukan Mencari Kekuasaan
Tulisan selanjutnya vaksin kedaluwarsa Hampir Kedaluwarsa, Otoritas Palestina Batalkan Kesepakatan Pertukaran Vaksin dengan “Israel”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?