Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Babi China Mati Kebanjiran Petani Merasa Langit Runtuh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Juli 2021 17:51 5:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Juli 2021 17:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Petani China Cheng berjalan menyusuri genangan air setinggi lutut, menarik satu persatu bangkai babi dengan tali kemudian menjajarkan mayat-mayat babi yang menggelembung itu untuk dimusnahkan kemudian.

Lebih dari 100 ekor babi milik Cheng mati terendam banjir yang melumpuhkan Provinsi Henan pekan lalu. Baginya, masa depan tampak suram.

“Saya menunggu air surut untuk memikirkan apa yang akan dilakukan terhadap babi-babi yang tersisa,” kata petani berusia 47 tahun asal desa Wangfan (sekitar 90km arah utara dari ibukota provinsi Zhengzhou) itu.

“Babi-babi itu sudah terendam air selama beberapa hari dan tidak dapat dimakan sama sekali. Saya kira tidak ada seekor pun yang tersisa,” kata Cheng.

Peternakan babi Cheng merupakan satu dari ribuan yang ada di Henan, yang terkenal karena produk pertaniannya, terutama produk daging babi. Provinsi itu diguyur hujan sangat deras pekan lalu, sehingga mengakibatkan banjir terparah dalam kurun seabad terakhir yang mencengangkan banyak orang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dalam sekejap, sekarang kami tidak memiliki apa-apa untuk bertahan hidup. Kami tidak memiliki keterampilan lain. Kami tidak punya uang untuk beternak babi lagi,” keluh Cheng, yang sepanjang hidupnya bekerja memelihara babi, kepada Reuters di peternakannya hari Ahad (25/7/2021).

“Seakan langit runtuh.”

Di seluruh desa itu, di mana kebanyakan dari 3.000 warganya juga beternak babi atau ayam atau bercocok tanam, orang sibuk membersihkan puing-puing yang dibawa air bah.

Sejumlah orang tampak mendorong gerobak dan peti berisi ayam-ayam tak bernyawa. Bangkai babi yang membengkak terapung, diikat dengan tali agar tidak terbawa air ke mana-mana. Di desa itu yang tercium adalah bauh lumpur dan bangkai.

Sedikitnya 200.000 ayam dan 6.000 babi hilang dalam banjir, setengah dari ternak yang ada di desa itu, kata para petani kepada Reuters. Di berbagai daerah di Henan, banjir merendam 1.678 pertanian skala besar, menewaskan lebih dari sejuta hewan.

Meskipun produksi babi Cina semakin intensif beberapa tahun terakhir, jutaan peternak kecil masih memainkan peran utama dalam memproduksi daging favorit di negara itu.

Cheng mengatakan dia menghadapi kerugian sekitar 30.000 yuan ($4.627,13), dan khawatir tidak akan mendapatkan kompensasi dari pemerintah.

Musim panas lalu, hujan lebat dan banjir di bagian selatan China selatan dituding sebagai penyebab puluhan wabah demam babi Afrika, penyakit yang biasanya membunuh babi meskipun tidak berbahaya bagi manusia.

Untuk saat ini, petani di Wangfan tidak yakin mereka akan kembali bertani.

“Setelah menggarap ini selama bertahun-tahun, dalam sekejap, semuanya hilang,” kata Zhang Guangsi, 53 tahun, yang kehilangan sekitar setengah dari ternaknya. “Rasanya saya tidak ingin memelihara babi lagi.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:babibanjirchinaHenan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komandan Korps Pengawal Revolusi Iran Tewas di Suriah
Tulisan selanjutnya Muhammad Daud Beureueh: ‘Bapak Orang-orang Aceh yang Ditumbangkan’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?