Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemimpin Kudeta Jadi PM Myanmar Perpanjang Status Darurat Sampai 2023

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2021 20:33 8:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Agustus 2021 20:33
Bagikan
Min Aung Hlaing dan Aung San Suu Kyi
Panglima Militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing bersama Aung San Suu Kyi
Bagikan

Hidayatullah.com—Jenderal yang memimpin kudeta militer 1 Februari lalu telah mengangkat dirinya sendiri sebagai perdana menteri Myanmar dan mengatakan status darurat kemungkinan akan berlaku sampai Agustus 2023.

Dalam pidato berdurasi satu jam, Jenderal Min Aung Hlaing bersikukuh mengatakan kondisi negara Myanmar stabil dan dia berjanji akan menyelenggarakan pemilu multipartai yang bebas dan adil, lapor BBC Ahad (1/8/2021).

Akan tetapi, dia menyebut partai yang digulingkannya – National League for Democracy (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi –  dan para pendukungnya bertindak seperti teroris dan bukannya mengikuti aturan hukum yang berlaku. Sebagaimana diketahui pemilu terakhir yang dimenangkan NLD menurut junta militer tidak sah dan penuh dengan kecurangan.

Dalam pidatonya Min Aung Hlaing menuding mereka yang menentang kudeta sengaja menyebarkan Covid-19.

Dia menyebut “berita palsu dan misinformasi disebarkan lewat media sosial” tentang kebijakan Covid pemerintahannya, menyebutnya sebagai “alat bioterorisme”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Koresponden BBC Jonathan Head di Bangkok melaporkan bahwa pidato panjang itu terdengar aneh, pasalnya segala macam disinggung, mulai dari perlunya menambah tanaman kapas dan bawang sampai kecaman terhadap mereka yang ditudingnya berusaha merusak tradisi bangsa Myanmar.

Soal Covid, jenderal itu mengatakan wabah bisa diatasi dengan memperbanyak vaksinasi, penambahan libur nasional, dan fia mengajak seluruh rakyat agar bekerja sama secara harmonis.

Namun, kenyataannya di lapangan banyak tenaga medis yang ditangkap dan dipecat karena protes menolak kudeta, sementara pasien yang meminta perawatan Covid di rumah sakit diusir oleh militer sehingga banyak warga yang meninggal di rumah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:militermyanmar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Hijrah Anggota Geng Motor, Patungan Bagi Ratusan Paket Makan Tiap Minggu Untuk Pemulung
Tulisan selanjutnya Bandara Kandahar Terkena Tembakan Roket saat Pertempuran Afghanistan Berkecamuk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?