Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Mengecam Berita Bohong Soal Pengungsi Afghanistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2021 08:14 8:14 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Agustus 2021 14:25
Bagikan
Tempat belajar Al-Qur'an
Bagikan

Hidayatullah.com–Direktur Komunikasi Kepresidenan Turki Fahrettin Altun hari Senin membantah laporan media Inggris yang menuduh negara itu pendirian pusat pemrosesan suaka di Turki untuk pengungsi Afghanistan. Ia mengatakan “tidak ada permintaan seperti itu,” dan menggarisbawahi bahwa media seperti BBC Turki, yang menyebarkan desas-desus yang terungkap sebagai kebohongan, kemudian harus menghapus artikel dan menghapus posting media sosial yang menyebarkan informasi yang salah.

Menunjuk pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki dalam hal ini pada hari Ahad, Altun juga mengecam partai-partai oposisi yang memanfaatkan hal ini karena “bersikeras pada kebohongan dan fitnah.” Dia menuduh oposisi “menerima kebohongan ini” dan “menyerang pemerintah” bahkan tanpa membaca “satu kata pun dari artikel itu.”

“Kementerian Luar Negeri kami dengan cepat membuat pernyataan dan mengungkapkan bahwa apa yang dikatakan (media) tidak mencerminkan kebenaran. Namun sayangnya, pihak oposisi tidak berhenti bersikeras pada kebohongan dan fitnah,” tulis Altun di Twitter.

“Mari kita nyatakan bahwa tidak ada tuntutan seperti itu. Kalaupun ada tuntutan, kita tidak akan pernah menerimanya,” katanya.

Menggarisbawahi bahwa berbohong itu jahat dan berbahaya, Altun berkata, “Kami akan mengatakan yang sebenarnya dalam segala keadaan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Anda berutang permintaan maaf kepada negara kami,” kata Altun kepada organisasi media yang membantu menyebarkan “berita palsu,” katanya dikutip Daily Sabah. “Tolong minta maaf dan berhenti berbohong,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace menulis sebuah artikel di The Mail Sunday, mengatakan: “Serangkaian ‘pusat pemrosesan’ akan didirikan di negara-negara tetangga Afghanistan untuk para pengungsi yang berhasil melarikan diri. Jika mereka dapat menetapkan hak mereka untuk datang ke Inggris, mereka akan diterbangkan ke Inggris.”

Meskipun nama Turki tidak disebutkan dalam artikel tersebut, tabloid di berita lain mengatakan Inggris sedang mempertimbangkan untuk membangun hub di negara-negara seperti Pakistan dan Turki.  Kementerian Luar Negeri Turki membantah klaim tersebut dan mengatakan, “Berita di pers Inggris yang menunjukkan adanya rencana untuk mendirikan pusat pemrosesan suaka bagi pencari suaka Afghanistan di Turki tidak mencerminkan kebenaran,” ujarnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanhoaksKabulTalibanTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wasekjen MUI: Kasus M Kece Masuk Pidana Penistaan Agama, Kita Percayakan Polisi Segera Bertindak
Tulisan selanjutnya penelitian ilmiah saudi negara Saudi Berada di Posisi Puncak Negara-negara Arab dalam Penelitian Ilmiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?