Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gereja Katolik Prancis Menjadi Sarang Ribuan Pedofil Sejak 1950

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Oktober 2021 17:51 5:51 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 Oktober 2021 17:51
Bagikan
pedofil gereja
pendeta prancis Emmanuel Gobilliard/AP Photo
Bagikan

Hidayatullah.com — Ribuan pedofil telah beraksi di dalam Gereja Katolik Prancis sejak 1950. Itu di ungkapkan kepala komisi independen yang menyelidiki skandal itu beberapa haris sebelum menerbitkan laporannya, dikutip dari Al Jazeera.

Penyelidikan komisi menemukan antara 2.900 hingga 3.200 anggota gereja lain termasuk pendeta merupakan pedofil. Pernyataan mengejutkan itu di sampaikan Jean-Marc Sauve kepada AFP pada Ahad, “Itu hanya perkiraan minimum”, tambahnya.

Laporan komisi rencananya akan di rilis pada Selasa, dua setengah tahun setelah meneliti arsip gereja, pengadilan dan polisi, serta wawancara saksi.

Berjumlah sekitar 2.500 halaman, kata Sauve, laporan itu berupaya menghitung jumlah pelaku pedofil dan korban di kalangan gereja.

Selain itu, laporan tersebut juga berupaya mendalami “mekanisme, terutama kelembagaan dan budaya” di dalam gereja yang memungkinkan para pedofil dapat tinggal dan terus eksis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Komisi independen di bentuk pada tahun 2018 oleh Gereja Katolik Prancis. Langkah itu menanggapi sejumlah skandal seksual yang mengguncang gereja di seluruh dunia.

Sebelum pembentukannya, Paus Fransiskus menerbitkan perintah yang mewajibkan mereka yang mengetahui pelecehan seksual di Gereja Katolik untuk melaporkannya kepada atasan mereka.

Komisi itu terdiri dari 22 profesional hukum, dokter, sejarawan, sosiolog, dan teolog. Tugas komisi itu adalah menyelidiki tuduhan pelecehan seks anak oleh para pendeta sejak 1950-an.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gereja Katolik PrancisinternasionalPedofilpelecehan seksual
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya narator propaganda is Narator Video Propaganda ISIS Terancam Dibui Seumur Hidup
Tulisan selanjutnya ledakan di luar masjid Ledakan Terjadi di Luar Masjid, 2 Warga Sipil Terbunuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?