Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS “Takkan Goyah” Dukung Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 April 2010 15:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Amerika Serikat “takkan goyah” dalam mendukung dan melindungi Israel, kata Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton, Ahad, pada malam peringatan ke-62 berdirinya negara Yahudi.

Meskipun ada ketegangan antara Presiden AS Barack Obama dengan  pemerintah “hawkish” Israel pimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Hillary menekankan bahwa “Amerika Serikat akan terus mendukung Anda, berbagi risiko Anda dan membantu memikul beban Anda, karena kita menghadapi masa depan bersama.”

“Saya memiliki komitmen pribadi yang dalam bagi Israel. Dan begitu juga dengan Presiden Obama. Negara kami takkan goyah dalam melindungi keamanan Israel dan mendorong masa depan Israel,” kata Hillary dalam satu pernyataan.

“Israel hari ini menghadapi beberapa tantangan terbesar dalam sejarahnya, tapi potensi dan janjinya tak pernah lebih besar lagi,” katanya.

Peringatan Senin “adalah kesempatan baik untuk merayakan semua yang telah dicapai Israel dan untuk menegaskan kembali ikatan yang menyatukan kedua bangsa kita –kemitraan strategis kita, nilai-nilai bersama kita, dan aspirasi bersama kita”, kata Hillary.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hillary menyatakan pada 1948, Presiden AS Harry Truman hanya memerlukan waktu 11 menit untuk mengakui negara Israel. ”Dan sejak itu, Amerika Serikat telah berdiri bersama Anda dalam solidaritas.”

Pemerintah Obama “percaya mungkin –tentu saja perlu– untuk mencapai perdamaian menyeluruh di Timur Tengah yang memberi rakyat Israel, Palestina, dan semua orang di wilayah itu keamanan, kemakmuran, dan kesempatan baik untuk menghidupkan potensi mereka yang diberikan Tuhan,” kata Hillary.

Namun hubungan tegang tahun ini tercipta pada Maret. Selama kunjungan ke Israel oleh Wakil Presiden AS Joe Biden, para pejabat Yahudi mengumumkan rencana untuk membangun 1.600 permukiman Yahudi di Jerusalem timur, milik Arab yang dicaplok oleh Tel Aviv. Hillary belakangan menyebut tindakan Israel itu sebagai “penghinaan”.

Baru beberapa hari sebelumnya, Hillary menyeru Netanyahu agar membuktikan komitmen bagi negara Palestina, dan memperingatkan konflik yang berkepanjangan hanya akan memperkuat kelompok garis keras.

Awal April Netanyahu mengumumkan pada saat terakhir bahwa ia tak ikut dalam konferensi keamanan nuklir yang diselenggarakan Obama di Washington bersama 46 negara lain, sehingga mempertegas keengganan Israel untuk mengungkapkan program nuklirnya sendiri untuk diperiksa.

Beberapa pekan sebelumnya, Netanyahu dan Obama mengadakan pembicaraan tertutup di Gedung Putih. Pemimpin Israel itu pulang, sementara percekcokan tersebut tak terselesaikan, di tengah permusuhan paling terbuka dalam hubungan AS-Israel dalam waktu bertahun-tahun. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dunia Melupakan Senjata Nuklir Israel
Tulisan selanjutnya Tokoh JIL Bersedih Putusan MK

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?