Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tunisia Tutup Nessma TV dan Radio Quran Kareem

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2021 08:49 8:49 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Oktober 2021 08:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Regulator media independen Tunisia HAICA hari Rabu (27/10/2021) mengumumkan bahwa pihaknya telah menutup stasiun televisi Nessma, serta radio Quran Kareem.

Nesma TV dimiliki oleh pengusaha Nabil Karoui – saingan politik Presiden Tunisia Kais Saied – yang saat ini sedang ditahan di Aljazair.

HAICA mengatakan kedua media itu beroperasi tanpa lisensi, meskipun mereka sudah bersiaran selama bertahun-tahun, lansir DW.

Pengamat-pengamat media mengeluhkan Nessma TV dan Quran Kareem dipergunakan sebagai alat pengaruh politik, bahkan sebelum Saied berkuasa.

“Nessma dimiliki oleh pemimpin partai Au cœur de la Tunisie, yang tercermin dalam isinya, yang melanggar prinsip kebebasan komunikasi audiovisual,” kata HAICA, yang telah menyita peralatan penyiaran dari Nessma TV.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selain Nabil Karoui, bekas PM Italia Silvio Berlusconi juga memiliki sebagian saham Nessma. Quran Kareem dimiliki oleh Said Jaziri, seorang anggota parlemen dari Partai Errahma.

Nabil Karoui ditangkap di Aljazair pada awal September bersama saudaranya, Ghazi Karoui, dengan tuduhan masuk secara ilegal ke wilayah negara itu.

Mencalonkan diri dalam pilpres 2019, Karoui merupakan ketua Au cœur de la Tunisie yang bersekutu dengan partai Islam Ennahda.

Sejak 2017 Tunisia memperkarakan Nabil Karoui dengan tuduhan pencucian uang dan penggelapan pajak. Pada 2019 dia dipenjara selama lebih dari satu bulan dan kemudian dijebloskan ke dalam tahanan dari Desember 2020 sampai Juni 2021.

Para pengkritik Presiden Kais melihat langkah menutup kedua outlet media itu sebagai ancaman terhadap kebebasan pers di Tunisia.

Presiden Kais Saied mengkonsolidasikan kekuasaan dalam apa yang dituding oleh para kritikus sebagai kudeta pada 25 Juli, kemudian membekukan parlemen. Dia memberikan kepada dirinya sendiri kekuasaan yang luas dan mulai menangkap dan memberlakukan larangan perjalanan terhadap para hakim, anggota parlemen dan pengusaha dengan dalih tindakan pembersihan anti-korupsi.

Dia mendapatkan dukungan dari sebagian rakyat yang beranggapan politisi dan partai politik tidak becus mengatur negara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kais SaeidNabil KarouiNessma TVQuran Kareemtunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan siber Iran: Serangan Siber terhadap SPBU Bertujuan ‘Mengganggu Kehidupan Rakyat’
Tulisan selanjutnya Uskup Agung Canterbury Kecam RUU Anti-LGBT yang Didukung Gereja Anglikan Ghana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Berita
27 Agustus 2026 12:13
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?