Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Diplomat Rusia Ditemukan Tewas di Luar Gedung Kedutaan di Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 November 2021 07:58 7:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 November 2021 07:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang diplomat Rusia ditemukan tidak bernyawa di luar kedutaan negara itu di ibukota Jerman, Berlin, bulan lalu.

Jasad pria itu ditemukan di trotoar pada 19 Oktober oleh polisi penjaga fasilitas diplomatik itu, lapor situs berita Der Spiegel.

Diduga dia jatuh dari lantai atas, tetapi tidak tahu bagaimana hal itu terjadi, imbuh Der Spiegel.

Kedutaan Rusia menyebut kematian diplomat itu – yang belum disebutkan secara resmi namanya – sebagai “kejadian tragis”.

Kementerian Luar Negeri Jerman mengkonfirmasi kematian pria tersebut tetapi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut. Polisi di Berlin belum memberikan komentar terbuk perihal kematian itu, yang baru pertama kali dilaporkan pada hari Jumat (5/11/2/21), lansir BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejumlah laporan menyebutkan pria itu berusia 35 tahun dan terdaftar sebagai sekretaris kedua Kedubes Rusia di Jerman.

Situs investigasi Bellingcat mengatakan menggunakan sumber data terbuka untuk mendapati bahwa pria itu adalah seorang putra dari deputi direktur Second Service dinas intelijen Rusia FSB.

Bellingcat sebelumnya pernah mengaitkan Second Service dengan pembunuhan warga Georgia dan bekas komandan pemberontak Chechnya Zelimkhan Khangoshvili, yang ditembak di kepala di sebuah taman di Berlin pada Agustus 2019.

Jerman menuduh Rusia memerintahkan pembunuhan itu.

Agen-agen Second Service juga dikaitkan dengan peracunan tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny pada tahun 2020.

Menurut Der Spiegel, Kedutaan Rusia tidak menyetujui pemeriksaan post-mortem menyusul kematian diplomat muda itu bulan lalu.

Dalam sebuah pernyataan, Kedubes Rusi mengatakan bahwa prosedur repatriasi jasad diplomat tersebut… telah segera diselesaikan dengan penegak hukum dan otoritas medis Jerman yang berwenang sesuai dengan praktik yang berlaku saat ini”.

Kedutaan itu mengatakan bahwa pihaknya menganggap “spekulasi yang bermunculan di sejumlah media Barat” perihal kematian diplomat itu “sama sekali tidak benar”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BerlindiplomatJermanrusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menikmati Keindahan Selat Bosphorus dan Kota Tua Sultan Ahmet
Tulisan selanjutnya ICC Akan Selidiki Dugaan Kejahatan Kemanusiaan di Venezuela

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?