Hidayatullah.com–Ribuan orang mulai berkumpul di pusat peringatan dan pemakaman di Potocari, Bosnia timur, untuk menandai 22 tahun peringatan pembantaian Muslim Srebrenica 1995.
Pusat peringatan – yang berada di utara Srebrenica – merupakan tempat yang digunakan oleh sejumlah besar teman dan saudara lebih dari 8.000 Muslim, kebanyakan pria dan anak laki-laki, yang dibantai oleh milisi Serbia Bosnia.
Diantara tamu-tamu yang akan menghadiri acara peringatan ini ialah Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus serta politisi Serbia Cedomir Jovanovic dan Sasa Jankovic.
Tujuh puluh satu korban yang baru-baru ini teridentifikasi dikuburkan di pemakaman bersama. Suasana hening disertai isak tangis terjadi ketika peti-peti jenazah berwarna hijau dibariskan bersebelahan.
Para ibu, istri, saudara perempuan dan saudara lain, sambil menangis, membuka tangan mereka dalam doa, menyentuh peti jenazah berhiaskan bunga.
Banyak diantara mereka telah bertahun-tahun menunggu jenazah orang yang mereka cintai ditemukan dan diidentifikasi.
Sementara itu, sanak saudara korban yang sebelumnya telah dikubur juga berkumpul di tempat peringatan itu untuk berziarah, berdoa dan menghibur saudara korban lainnya.
“Tidak akan Lupa” – sebuah slogan yang terlahir dari pembantaian Srebrenica – dapat dibaca di mana-mana, tulisan itu juga terpampang di pakaian yang digunakan orang-orang, kendaraan, dan poster-poster, kutip worldbulletin.net.
Korban termuda diantara 71 jenazah yang dikuburkan pada Selasa itu ialah Damir Suljic, seorang anak laki-laki berumur 15 tahun. Suljic dikuburkan tepat disamping ayahnya (dikuburkan pada 2009), kakeknya dan pamannya.*/Nashirul Haq AR