Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

WHO: Jangan Larang Penerbangan Negara Selatan Afrika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 November 2021 05:55 5:55 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 November 2021 05:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—World Health Organization (WHO) hari Ahad (28/11/2021) memdesak negara di seluruh dunia agar tidak melarang penerbangan atas negara-negara di bagian selatan Afrika disebabkan kekhawatiran terhadap varian baru coronavirus omicron.

Direktur WHO Regional Afrika Matshidiso Moeti meminta negara-negara untuk mengikuti petunjuk sains dan peraturan kesehatan internasional guna menghindari penggunaan pembatasan perjalanan.

“Pembatasan perjalanan mungkin saja berperan sedikit mengurangi penyebaran Covid-19, tetapi memberi beban berat pada kehidupan dan mata pencaharian,” kata Moeti dalam sebuah pernyataan.

“Jika pembatasan diterapkan, tidak boleh terlalu invasif atau mengganggu, dan harus berbasis ilmiah, menurut Peraturan Kesehatan Internasional, yang merupakan instrumen hukum internasional yang mengikat secara hukum yang diakui oleh lebih dari 190 negara,” imbuhnya, seperti dilansir Associated Press.

Moeti memuji pemerintah Afrika Selatan dan Botswana karena mengikuti peraturan kesehatan internasional dan segera memberi tahu WHO setelah laboratorium nasionalnya mengidentifikasi varian omicron.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“WHO mendukung negara-negara Afrika yang berani berbagi informasi kesehatan masyarakat yang menyelamatkan jiwa, membantu melindungi dunia dari penyebaran Covid-19,” kata Moeti.

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menyebut pembatasan penerbangan itu “sama sekali tidak dapat dibenarkan.”

“Larangan bepergian itu tidak berdasarkan pada sains, dan tidak juga akan efektif dalam mencegah penyebaran varian ini,” kata Ramaphosa dalam pidato Ahad malam,seraya menambahkan bahwa larangan itu “hanya akan semakin memperburuk perekonomian negara terdampak, dan melemahkan kemampuan untuk merespon, dan juga untuk pulih dari, pandemi.”

Kasus varian omicron muncul di negara-negara di belahan dunia lain pada hari Minggu dan banyak pemerintah bergegas menutup perbatasan negara mereka, meskipun para ilmuwan memperingatkan bahwa belum jelas apakah varian baru lebih mengkhawatirkan daripada varian lainnya.

Dr Francis Collins, direktur National Institutes of Health di Amerika Serikat, menegaskan bahwa belum ada data yang menunjukkan varian baru ini menyebabkan kesakitan Covid-19 lebih parah dibanding varian sebelumnya.

“Saya kira varian itu tidak lebih menular (dari varian sebelumnya), apabila Anda melihat dari kecepatannya menyebar ke sejumlah distrik di Afrika Selatan,” kata Collins dalam program “State of the Union” di stasiun televisi CNN.”

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika Selatancoronaviruscovid-19OmicronpenerbanganvarianWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya universitas al-azhar Lebih 50 Pondok Pesantren Indonesia Mengajukan Muadalah dengan Universitas Al-Azhar
Tulisan selanjutnya presiden Turki Hubungan Menghangat, Presiden Turki akan Kunjungi UEA dengan Delegasi Besar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?