Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mahathir Resmi Mengundurkan Diri

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Oktober 2003 19:09 7:09 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Oktober 2003 19:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam sebuah upacara yang direncanakan dilakukan besuk pagi, Badawi akan menjadi Perdana Menteri ke 5 Malaysia sejak negara tersebut mendapatkan kemerdekaan dari Inggris. Ia juga akan menghadapi tantangan berat dari partai oposisi dalam pemilu yang akan berlangsung setahun mendatang. Partai oposisi, PAS, merupakan Partai Islam yang pendukungnya di Malaysia.

Upacara pelantikan dan serah terima jabatan Perdana Menteri akan berlangsung di Istana kerajaan dihadapan raja, para menteri dan anggota keluarga.

Upacara pelantikan tersebut merupakan perubahan kepemimpinan Malaysia untuk pertama kalinya dalam satu generasi. Peristiwa ini akan disiarkan secara langsung melalui televisi dan radio.

Mahatir mendapat pujian menjadikan Malaysia sebagai sebuah yang modern dan demokrasi, namun banyak kalangan mengkritik ia adalah juga seorang otokrat yang membatasi kebebasan berbicara.

Mahathir yang hadir buat kali terakhir di Dewan Rakyat sebagai Perdana Menteri berkata, orang Islam yang tinggal di negara ini merupakan golongan Ahli Sunnah Wal Jamaah dan seharusnya bersatu padu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tidak patut ada perbedaan di antara orang Islam di negara ini karena soal agama tidak boleh dipertikaikan serta tidak perlu dijadikan satu isu, “ujarnya seperti dikutip Utusan Melayu.

Tolak Anggapan ISA

Dalam pidatonya, Mahathir Mohamad juga menyinggung masalah undang-undang keselamatan negara (ISA) yang selama ini dituhkan banyak sebagai cara untuk mengekalkan kekuasaan.

Katanya, Malaysia mengamalkan sistem demokrasi di mana pemerintahan dipilih melalui proses pilihan umum dimana partai yang menang akan memerintah.

“Saya tidak melihat bagaimana saya dapat mengekalkan kekuasaan secara pribadi melainkan kalau rakyat memilih saya ataupun pilih pemerintahan,” katanya dalam suatu pertemu eksklusif bersama penerbit bahaian Keselamatan Negara, Buletin Malaysia kemarin.

Menurut Mahathir tuduhan tersebut adalah tidak adil sama sekali karena selama tiga tahun pertama dirinya menjadi Perdana Menteri lebih 600 orang tahanan dibebaskan tanpa syarat.

“Kita bebaskan mereka dan tidak ada sekatan dikenakan terhadap kebebasan mereka selepas itu,” katanya lagi.

Mahathir menjadi pemimpin Asia paling dihormati setelah Soekarno. Meski kebijakan luar negerinya yang sangat berani melawan kekuasaan Barat, di dalam negeri sendiri, Mahathir sangat diskriminatif terhadap gerakan Islam. Salah satunya, melalui ISA, ia menahan Dr. Anwar Ibrahim dengan tuduhan amat kejam, melakukan kegiatan seks. (abcn/um/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pembina Islam AS Ditahan Tanpa Proses Hukum
Tulisan selanjutnya Muslimin Mandalay, Myanmar Bentrok dengan Penganut Budha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?