Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lebih 50 Pondok Pesantren Indonesia Mengajukan Muadalah dengan Universitas Al-Azhar

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 November 2021 21:17 9:17 pm
Ahmad
Dipublikasikan 29 November 2021 21:17
Bagikan
universitas al-azhar
Delegasi Pondok Pesantren Salafiyah dan Pesantren Modern yang dipimpin oleh Waketum Dewan Masjid Indonesia (DMI) bertemu Grand Imam Al-Azhar Mesir di Kantornya di Masyikhotul Azhar/atdikbudcairo
Bagikan

Hidayatullah.com—Delegasi Pondok Pesantren Salafiyah dan Pesantren Modern yang dipimpin oleh Waketum Dewan Masjid Indonesia (DMI)  bertemu Grand Imam Al-Azhar Mesir di Kantornya di Masyikhotul Azhar. Perwakilan degelasi dari berbagai pesantren Indonesia ini dilakukan guna mengajukan muadalah (proses penyataraan Pendidikan, red) dengan Universitas Al-Azhar, Mesir.

Pertemuan juga dihadiri oleh Sekjen Lembaga Riset Islam Al-Azhar atau yang dikenal dengan Majma Al-Buhus Al-Islamiyyah, Syeikh Prof. Dr. Nazhir Ayyadh serta Penasehat Grand Imam Al-Azhar Ambassador Abdurrahman Musa dan Atdikbud KBRI Kairo Prof. Bambang Suryadi.

Deputi Grand Imam Al-Azhar Prof. Dr. Muhammad Ad-Duwainy, menerima perwakilan Indonesia yang terdiri; Komjen Pol (P) Dr. Syafruddin dan Ketua Umum Forum Komunikasi Pesantren Mu’adalah (FKPM) Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. hari Ahad (28/11/2021) di kantornya.

Syeikh Duwaini menyambut dan mengapresiasi peranan pesantren dalam proses pendidikan dan pembinaan masyarakat Indonesia dengan menyebarkan wasatiyyah Islam di Indonesia. Syeikh Duwainy juga mengapresiasi hubungan baik Indonesia Mesir, khususnya dengan Al-Azhar, dimana ribuan mahasiswa Indonesia belajar di Al-Azhar.

Sementara Deputi Grand Imam Al-Azhar dan Sekjen Majma Buhus menyambut baik niatan degelasi dari berbagai pondok pesantren mengajukan muadalah dengan Al-Azhar. Menurutnya bahwa Al-Azhar akan menerima mahasiswa asing dari manapun, selama sesuai dengan prosesur dan mekanisme yang berlaku, yaitu memiliki ijazah muadalah dengan Al-Azhar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Ada lebih dari 50 pondok pesantren yang mengajujan muadalah ke Al-Azhar – Mesir (@atdikbudcairo)

Menurut koordinator urusan muadalah KH. Iwan Sofyan dan KH. Oyong Sofyan, gelombang pertama muadalah ada lebih dari 50 pondok pesantren. Di antaranya; Pondok Termas (Pacitan), As-Shiddiqiyah (Jakarta), Al-Ikhlas (Taliwang), Al-Mizan (Banten), Darel Azhar (Banten), Manahijussadat (Banten), Darul Quran (Tangerang), Al-Amien (Madura), Mawaridussalam (Medan), Al-Hikmah 1 Brebes, A-Mujtama’ Al-Islamy (Lampung), Baitul Hidayah (Bandung), Darussalam Bogo, Al-Amanah Al-Gontory (Tangerang), Al-Basyariyah (Bandung), Al-Falah (Ploso Kediri), Tebuireng (Jombang), Al-Masduqiyah (Probolinggo), Al-Islah (Bondowoso), Miftahul Huda (Manonjaya), Al-Bahjah (Cirebon), MHS Babakan (Ciwaringin Cirebon), Al-Azhar (Muncar Banyuwangi), Aisyah (Bojonegoro), dan lain-lain.

Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo yang ikut mendampingi menyatakan siap memfasilitasi proses pengajuan muadalah sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku.

Ketua Umum Forum Komunikasi Pesantren Muadalah (FKPM) Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi menegaskan bahwa pondok-pondok pesantren tersebut memiliki kualitas dan memenuhi kualifikasi dan kompentensi yang standar, mereka memiliki kurikulum yang baik. Selain itu, jumlah santri yang memenuhi syarat dan kelembagaan yang kuat berkas-berkas muadalah mereka telah disiapkan sejak dari Indonesia sesuai dengan prosedur yang ditentukan oleh Al-Azhar dan perundang-undangan di Indonesia yang kemudian dilegalisasi di KBRI dan Kementerian Luar Negeri Mesir.

Muadalah ijazah dengan Al-Azhar akan menjadi mutlak karena hal ini disyaratkan sebagai syarat utama untuk masuk mendaftar kuliah di Universitas Al-Azhar.

Pimpinan Pondok Modern Gontor Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi, MA. yang juga Ketua Umum Forum Komunikasi Pesantren Muadalah menyampaikan ucapan terima kasih Al-Azhar atas perhatian, pembinaan dan dukungannya kepada seluruh bidang, terutama di bidang pendidikan melalui pesantren. Amal Fathullah,  juga menyampaikan ucapan terinma kasih Al-Azhar atas perhatian, pembinaan dan dukungannya kepada seluruh mahasiswa Indonesia.

Untuk di ketahui, hingga saat ini ada sebanyak lebih dari 10 ribu mahasiswa Indonesia belajar di Al-Azhar. Menurut Syeikh Duwaini, hal ini merupakan jumlah delegasi pelajar asing terbesar dari seluruh dunia.

Mahasiswa asing di Al-Azhar, kini terdiri dari 112 kewarganegaraan dari seluruh dunia. Sebagian dari mereka tinggal di asrama Al-Azhar yaitu di Madinatul Bu’ust Al-Islamiyyah atau Islamic Mission City.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al AzharMuadalahPondok PesantrenUniversitas Al-Azhar Mesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya perluasan masjidil haram Bersiap Terima Jamaah, Arab Saudi Siapkan Perluasan Ketiga Masjidil Haram
Tulisan selanjutnya WHO: Jangan Larang Penerbangan Negara Selatan Afrika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?