Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Permanen, Pil Aborsi Bisa Dipesan Lewat Pos di Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Desember 2021 11:24 11:24 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Desember 2021 11:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Regulator obat-obatan Amerika Serikat telah mengeluarkan aturan permanen bahwa pil aborsi bisa dipesan melalui pos.

Keputusan US Food and Drug Administration (FDA) akan membuka akses aborsi bagi perempuan di tempat-tempat terpencil yang tidak dapat mengunjungi klinik untuk mendapatkan pil tersebut secara langsung.

Obat tersebut, mifepristone, disetujui untuk dipakai pada kehamilan hingga 10 minggu, dan merupakan salah satu dari dua pil yang digunakan untuk mengakhiri kehamilan dan mengobati keguguran.

Pembatasan terhadap obat itu, yang pertama kali diizinkan dipakai pada tahun 2000, dicabut sementara awal tahun ini dikarenakan adanya kebijakan lockdown.

Sekarang, pencabutan pembatasan itu berlaku permanen, sehingga para wanita bisa memperoleh pil aborsi lewat pos dari tenaga medis atau apotek bersertifikat dan menerima konsultasi pengguguran kandungan lewat internet.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Keputusan FDA akan sangat melegakan bagi pasien aborsi dan keguguran yang tak terhitung jumlahnya,” kata Georgeanne Usova dari American Civil Liberties Union (ACLU), seperti dilansir BBC Kamis (16/12/2021).

Namun, para pendukung anti-aborsi mengatakan keputusan itu justru menempatkan perempuan dalam risiko.

Sekitar 24 dari 3,4 juta wanita yang menggunakan versi bermerek obat itu (bukan generik) untuk mengakhiri kehamilan kehilangan nyawanya antara tahun 2000 dan 2018, menurut catatan FDA.

Meskipun sudah disetujui oleh lembaga federal FDA, keputusan itu akan diabaikan oleh oleh 19 negara bagian yang sudah memiliki aturan yang melarang pemesanan pil aborsi melalui pos. Sebagaimana diketahui peraturan federal di Amerika Serikat tidak selalu serta-merta berlaku di semua negara bagian, yang masing-masing memiliki kewenangan untuk membuat undang-undang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aborsiAmerika Serikatpil aborsi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ham mui Resmikan Pendirian Sekolah HAM MUI, Ketua MPR: Islam Menjunjung Prinsip Keadilan
Tulisan selanjutnya Supermarket Eropa Tarik Daging Sapi Terkait Penggundulan Hutan Amazon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia

Berita
5 Juli 2026 13:55
MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji

Terbaru

  • Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
  • Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran
  • Amerika dan Perang Salib Baru?
  • Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
  • Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
  • UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
  • Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi
  • Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara
  • Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
  • Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?