Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kazakhstan Status Darurat, Masyarakat Protes Kenaikan Harga BBM

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Januari 2022 14:04 2:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Januari 2022 14:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Kazakhstan  

Kassym-Jomart Tokayev menyatakan negara dalam keadaan darurat selama dua pekan setelah aksi protes menentang kenaikan harga bahan bakar bermunculan di sejumlah daerah, kata kantor kepresidenan Rabu pagi (5/1/2021).

Protes pada hari Selasa terjadi setelah pihak berwenang mencabut batas harga gas minyak cair (LPG), yang mendongkrak harga bahan bakar naik secara signifikan.

Selama status darurat, jam malam diberlakukan dari pukul 23:00 sampai 07:00, pergerakan warga dibatasi dan kerumunan massa dilarang, menurut dokumen resmi seperti dilansir DW.

Dua wilayah yang di-lockdown adalah ibukota Almaty, dan provinsi di bagian barat Mangystau.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menyusul lonjakan harga bahan bakar, unjuk rasa besar yang diikuti ribuan orang digelar di pusat minyak Mangystau di Zhanaozen.

Demonstrasi menyebar ke bagian lain Mangystau dan ke arah barat Kazakhstan termasuk provinsi di bagian tenga  Aktau dan kamp pekerja Tengizchevroil.

Polisi menggunakan gas air mata dan granat kejut untuk membubarkan massa dari lapangan utama di Almaty hari Rabu dini hari. Kantor berita AFP melaporkan lebih dari 5.000 orang memadati pusat kota Almaty Selasa malam.

“Seruan untuk menyerang kantor-kantor pemerintah dan militer merupakan tindakan ilegal,” kata Tokayev dalam sebuah pidato.

“Pemerintah tidak akan jatuh, tetapi kami ingin saling percaya dan dialog daripada konflik.”

Daerah Mangistau bergantung pada LPG yang menjadi bahan bakar sebagian besar kendaraan. Lonjakan harga bahan bakar juga mempengaruhi harga makanan, yang naik secara substansial sejak awal pandemi virus corona.

Kebanyakan kendaraan warga Kazakhstan menggunakan LPG yang lebih murah dibanding bensin karena harganya dipatok. Pemerintah mencabut patokan harga LPG pada 1 Januari dengan alasan harga murah tidak dapat dipertahankan lebih lama.

Menanggapi protes masyarakat, lewat Twitter hati Selasa Tokayev mengatakan akan menurunkan harga LPG seperti yang diminta rakyat. Namun, janji Tokayev itu sepertinya tidak diindahkan dan unjuk rasa terus berlanjut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BBMKazakhstanprotes
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya zakat tumbuh Zakat yang Terus Tumbuh
Tulisan selanjutnya Ferdinand Hutahaean: Saya Sedang Banyak Beban…

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?