Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Coronavirus: Seluruh Italia Dikarantina, Penduduk Dilarang Keluar Rumah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Maret 2020 08:59 8:59 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Maret 2020 08:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Italia memperluas kebijakan karantina coronavirus, yang mencakup larangan mengadakan kerumunan publik, ke seluruh wilayahnya.

Perdana Menteri Giuseppe Conte mengatakan bahwa orang hanya diperbolehkan bepergian untuk bekerja atau kepentingan keluarga yang mendesak.

Dia mengatakan kebijakan tersebut, yang berlaku mulai hari Selasa (10/3/2020), ditujukan untuk melindungi anggota masyarakat yang paling rentan, lansir BBC.

Hari Senin, angka kematian coronavirus di Italia naik 97 menjadi 463. Italia merupakan negara yang paling parah terpapar coronavirus setelah China. Jumlah infeksi terkonfirmasi juga naik dari 7.375 menjadi 9.172 pada hari Ahad menurut data resmi.

Dalam pidato hari Senin yang disiarkan televisi, PM Conte mengatakan kebiasaan orang Italia harus berubah dan hal yang terbaik bagi warga saat ini adalah tetap tinggal di rumah masing-masing.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kita mengalami pertumbuhan sangat banyak dalam infeksi … serta kematian,” ujarnya.

“Kita semua harus berkorban demi kebaikan Italia. Kita harus melakukannya sekarang dan kita hanya akan sanggup apabila semua berkolaborasi dan menyesuaikan diri dengan kebijakan-kebijakan yang lebih diperketat ini,” imbuhnya.

“Oleh karena itu saya memutuskan untuk memberlakukan kebijakan yang lebih ketat dan tegas untuk meredam penyebaran [virus] … dan melindungi kesehatan seluruh rakyat.”

PM Italia itu menambahkan bahwa semua acara olahraga, termasuk laga sepakbola, dihentikan sementara di seluruh penjuru negeri.

Dalam wawancara sebelumnya dengan koran La Repubblica Conte mengatakan tentang wabah tersebut,

“Di masa-masa sekarang ini saya jadi teringat pidato [Winston] Churchill, ini adalah masa terkelam bagi kita, tetapi kita akan dapat melaluinya.”

PM Conte menyebut kebijakan ini sebagai “Saya tinggal di rumah”, yang mana orang dilarang berkumpul dalam jumlah besar.

“Tidak ada lagi kehidupan malam, kita tidak bisa lagi membiarkannya sebab itu peluang terjadinya penularan,”

Pembatasan itu sama dengan yang sudah diberlakukan lebih dulu di wilayah Lombardy dan 14 provinsi lain.

Pemerintah mengatakan hanya mereka yang memiliki pekerjaan pasti atau alasan keperluan keluarga mendesak yang diperbolehkan untuk bepergian.

Penumpang pesawat yang akan terbang (kecuali pengunjung sementara) dan yang mendarat diharuskan menjelaskan keperluan mereka.

Di stasiun-stasiun kereta dilakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Kapal-kapal pesiar dilarang berlabuh di berbagai pelabuhan Italia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronavirusItalia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ikadi Imbau Kaum Muslim Hidup Sehat-Islami Cegah Corona
Tulisan selanjutnya KBRI Imbau WNI Tak ke Makkah, Madinah, Qatif Demi Cegah Corona

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?