Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakar Peringatkan Bahaya Babi Liar Bagi Kesehatan dan Lingkungan Hidup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Maret 2022 16:53 4:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Maret 2022 16:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kota Edmonton di Kanada tidak lama lagi akan menghadapi masalah besar apabila babi liar dibiarkan berkembang biak dan merajalela.

Babi liar terpantau sudah menyebar di kawasan padang rumput Alberta dan apabila tidak dikendalikan, mereka akan segera memenuhi daerah lembah sungai Edmonton.

Menurut Ryan Brook, seorang profesor di University of Saskatchewan yang mempelajari babi, hewan itu merupakan “gerbong kereta bencana ekologis” dan akan menimbulkan malapetaka apabila kawanannya berhasil menguasai lembah sungai, di mana banyak terdapat sumber air dan hutan.

“Mereka akan mengobrak-abrik lantai hutan, lahan rumput asli akan hancur, demikian pula rawa-rawa dan sistem perairan. Mereka memakan apa saja yang mereka bisa, dan sudah pasti akan memangsa hewan peliharaan,” kata Brook kepada Edmonton Journal seperti dilansir The Guardian Senin (7/3/2022).

“Babi liar adalah mamalia liar invasif terburuk di planet ini – saya rasa tidak ada perdebatan tentang itu.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagai mahluk omnivora, babi akan memakan apa saja, termasuk tupai, burung, telur, hewan yang ditabrak kendaraan, rusa hidup, dan hewan peliharaan. Dengan berat hingga 100kg, babi mempertahankan diri musim dingin yang menggigit dengan membangun “gubuk babi”, atau liang yang mereka bangun dari tumpukan tanaman rerumputan.

“Mereka berkubang di lahan basah dan membuat lubang untuk dijadikan sarangnya … Mereka mencemari air dengan lumpur dan patogen, mereka menghancurkan tanaman, mereka adalah bahaya bagi keamanan publik dan mereka dapat menularkan penyakit ke manusia, hewan peliharaan, hewan ternak serta satwa liar,” papar Brook.

Babi dapat sangat membahayakan  kehidupan satwa liar asli. Selain bersaing dengan spesies asli seperti rusa dan kalkun liar, babi sering kali mengalahkan coyote dalam perkelahian maut.

Babi juga dapat membawa 89 penyakit termasuk demam babi Afrika. Penyakit lain seperti penyakit kaki dan mulut, diperkirakan oleh Alberta Invasive Species Council akan  menimbulkan kerugian lebih dari $51 miliar pada ekspor nasional apabila menjadi wabah.

Selain itu, babi liar dikaitkan dengan penurunan populasi 22 spesies tumbuhan dan empat spesies amfibi.

Bulan Mei 2021, Alberta Invasive Species Council meluncurkan kampanye Squeal on Pigs guna mengendalikan populasi babi liar. Kampanye tersebut mendesak warga untuk melaporkan penampakan babi liar kepada pihak berwenang agar petugas “dapat membuat rencana untuk menghilangkan seluruh sounder [satu kawanan babi hutan] sekaligus”.

Kampanye ini dilakukan setelah para peneliti menemukan bahwa berburu babi liar secara individu (beberapa ekor saja dalam satu waktu) hanya akan memperburuk masalah, karena memberi kesempatan kepada babi lainnya untuk mengubah kebiasaan mereka.

Meskipun memiliki kampanye tersebut, pemerintah daerah Edmonton tidak memiliki rencana penanggulangan apabila populasi babi liar sudah mendekati perkotaan, menurut jubir kota itu Chrystal Coleman.

Menurut Mike Bodenchuk, ahli biologi di US Department of Agriculture, babi mampu beradaptasi dengan lingkungan perkotaan. Mereka ditemukan tidur di bawah naungan mobil, meruntuhkan batu nisan di pemakaman di kota dan memakan pakan hewan-hewan peliharaan.

Babi juga mengais-ngais sampah sehingga mengekspos sampah dan pada gilirannya menarik kedatangan kawanan burung, sehingga menciptakan masalah baru bagi bandara dan pelabuhan di sekitarnya, papar Bodenchuk kepada Edmonton Journal.

“Anda tidak dapat menyelesaikan masalah ini dengan memanggang babi-babi itu,” imbuhnya.

“Anda tidak bisa sekedar coba-coba dalam pemberantasan babi liar. Anda harus melakukannya dengan penuh semangat dan berusaha keras dan mengenyahkannya, tetapi Anda membutuhkan strategi,” kata Brook memberikan peringatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:babiEdmontonkanada
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah Sosok Konselor Di Balik Viral Nikah Beda Agama yang Diharamkan MUI Inilah Sosok Konselor Di Balik Viral Nikah Beda Agama yang Diharamkan MUI
Tulisan selanjutnya Nikah Beda Agama, Upaya Pelegalan Perzinahan?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?