Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

18 Negara Eropa Longgarkan Aturan Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Maret 2022 15:21 3:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Maret 2022 15:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dari Prancis, yang pemerintahnya mencabut kewajiban menggunakan masker di dalam ruangan, hingga Austria yang memutuskan untuk tidak memberlakukan kewajiban vaksinasi, banyak negara Eropa mencabut pembatasan meskipun kasus infeksi Covid-19 masih tinggi.

Ada 18 negara di kawasan Eropa yang telah mencabut hampir semua pembatasan Covid-19, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) seperti dilansir Euronews Kamis (17/3/2022).

Negara-negara menjadi “lebih terbiasa hidup dengan virus ini,” kata Professor David Heymann, seorang ahli epidemiologi di London School of Hygiene and Tropical Medicine. 

Pemerintah pada gilirannya membiarkan orang melakukan “penilaian risiko sendiri” daripada memaksakan pembatasan pada mereka, imbuhnya.

“Kita sekarang ini berada dalam fase pandemi di mana kita mungkin mencoba dan berusaha menjauh dari keadaan darurat akut yang dibawa oleh pandemi,” kata Dr Catherine Smallwood, manajer insiden Covid-19 di WHO untuk wilayah Eropa, kepada Euronews.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, butuh waktu lama sebelum kita bisa “berpura-pura bahwa virus itu sudah tidak ada lagi”, imbuhnya.

Kasus secara keseluruhan menurun di Uni Eropa (UE) dan Wilayah Ekonomi Eropa (EEA) pada minggu pertama bulan Maret, menurut European Centre for Disease Control and Prevention.

Menurut laporan hasil pemantauan lembaga itu mulai 10 Maret, kematian masih meningkat di 10 negara karena merebaknya varian Omicron. Sekitar 83% orang di kawasan UE dan EEA telah divaksinasi lengkap.

“Kebangkitan wabah akan tergantung, saya yakin, pada imunitas populasi di negara itu dan juga cakupan vaksinasi dan riwayat penyakit sebelumnya,” kata Prof Heymann, yang mengingatkan bahwa banyak orang mungkin sudah pernah mengalami Covid-19 tanpa gejala.

Banyak ahli berharap tidak akan ada tindakan yang lebih ketat seperti lockdown yang dilakukan Eropa sebelumnya, karena sudah adanya imunitas populasi melalui vaksinasi dan infeksi alami.

“Kita melihat banyak orang meninggal, 15.000 orang di kawasan Eropa ( termasuk sebagian dari Asia Tengah) minggu lalu. Angka-angka itu turun, tetapi kita akan melihat jumlah kasus meningkat ketika negara-negara mencabut pembatasan tersebut,” kata Dr Smallwood.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19Eropapembatasan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Biden Sebut Putin ‘Penjahat Perang’, Kremlin: Amerika Paling Banyak Serang Negara Lain
Tulisan selanjutnya Memperkosa dan Membunuh Seorang Wanita di Makkah, Dua WNI Dieksekusi Mati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?