Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jaksa Iran Minta Aturan Berpakaian Wanita Ditegakkan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Juli 2010 16:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pihak berwajib Iran menginginkan agar pengawasan atas pakaian yang dikenakan para wanita di tempat umum lebih diperketat. Hal tersebut disampaikan pada Ahad, sebagaimana dilansir Al-Arabiya (19/7) dari Kantor Berita semi resmi Mehr.

Menurut hukum yang berlaku di Iran, sejak Revolusi Islam 1979, wanita diwajibkan berpakaian panjang dan longgar serta menutupi rambut mereka. Barang siapa yang melanggar terancam hukuman cambuk, denda atau penjara.

Sayangnya, menurut jaksa Gholamhossein Mohseni-Ejei, pelanggaran tata cara berpakaian itu tidak lagi ditegakkan sejak 15 tahun terakhir.

“Menurut hukum, pelanggar norma masyarakat harus dihukum hingga dua bulan penjara atau cambuk 74 kali,” ujarnya.

Aturan berpakaian yang ketat ditegakkan pada tahun-tahun awal revolusi, tapi tahun belakangan semakin melonggar, terutama beberapa pekan atau bulan ketika musim panas. Di mana perempuan mengenakan pakaian yang lebih cerah seperti celana panjang sebetis dan kerudung warna-warni.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para wanita di perkotaan sering melanggar peraturan dengan mengenakan pakaian ketat dan kerudung warna-warni yang hanya sedikit menutupi rambut mereka. Sementara di pedesaan, aturan tersebut tidak terlalu dilanggar.

Sejak Ahmadinejad naik ke kursi presiden tahun 2005, aturan yang mulai longgar itu diperketat kembali.

“Terserah hakim untuk memutuskan, apakah pelanggar hanya akan dijatuhi hukuman denda saja,” kata Mohseni-Ejai. [di/arb/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Konvoi Yordania untuk Gaza Kembali Ditolak Mesir
Tulisan selanjutnya Mengapa di Mall & Food Court Tak Ada Sate Kambing?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Berita
21 Juli 2026 22:34
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?