Hidayatullah.com– Puluhan bus listrik akan dihentikan sementara operasinya di jalan-jalan ibu kota Prancis “sebagai tindakan pencegahan” setelah dua kendaraan terbakar, kata operator transportasi umum RATP mengumumkan pada hari Jumat (29/4/2022).
Menyusul kebakaran kedua pada Jumat pagi, di mana tidak ada yang terluka, “RATP telah mengambil keputusan untuk menangguhkan penggunaan 149 bus listrik” dari model Bluebus 5SE pabrikan Bolloré, kata perusahaan milik negara itu, lansir RFI.
Bus listrik Bolloré sepanjang 12 meter merupakan pemandangan yang tidak asing lagi di jalan-jalan ibu kota Prancis, dihiasi dengan kata-kata “kendaraan listrik 100 persen”.
Di situs webnya, perusahaan itu mengatakan bus-bus itu “dilengkapi dengan baterai generasi baru … dengan kepadatan energi tinggi dan keamanan optimal”. Baterai dipasang di atap dan belakang setiap kendaraan.
Bus nomor 71 yang terbakar di sisi tenggara Paris Jumat pagi itu mengeluarkan asap hitam tebal dan bau plastik yang sangat kuat, menurut seorang jurnalis di tempat kejadian.
“Sopir bus segera mengevakuasi semua penumpang. Tidak ada yang terluka,” kata RATP, sementara dinas pemadam kebakaran kota mengatakan kobaran api berhasil dipadamkan oleh sekitar 30 petugas damkar.
Sebuah bus pertama terbakar di Boulevard Saint-Germain di pusat kota Paris pada tanggal 4 April, menghancurkan kendaraan itu tetapi beruntung tidak menyebabkan cedera. (Lihat link Twitter di bawah)
Bluebus adalah bagian dari kerajaan bisnis miliarder Prancis Vincent Bolloré, yang minatnya berkisar dari transportasi dan logistik hingga media. Perusahaan Bolloré menghasilkan pendapatan sekitar 24 miliar euro setiap tahun, dan memiliki 80.000 karyawan.*