Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia akan Tarik Tentara dari Suriah untuk Perkuat Pasukannya di Ukraina

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 10 Mei 2022 16:15 4:15 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 10 Mei 2022 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Rusia mulai memindahkan tentara di Suriah untuk memperkuat pasukannya di Ukraina, lapor Moscow Times.

Menurut laporan pada Jumat itu, beberapa unit militer telah dipindahkan dari pangkalan di seluruh Suriah ke tiga bandara Mediterania yang dirahasiakan, yang dari situ mereka akan dipindahkan ke Ukraina.

Laporan itu juga mengatakan bahwa pangkalan yang sekarang ditinggalkan telah diserahkan ke Korps Garda Revolusi paramiliter Iran, serta kelompok Hizbullah.

Damaskus adalah sekutu setia Moskow, yang ikut campur dalam perang saudara Suriah pada 2015 dengan meluncurkan serangan udara untuk mendukung pasukan rezim Presiden Suriah Bashas Assad.

Intervensi Rusia di Suriah menandai titik balik dalam konflik tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ini memungkinkan pasukan pro-rezim untuk merebut kembali wilayah yang hilang dalam serangkaian kemenangan melawan pemberontak dan jihadis yang melibatkan pemboman mematikan dan penghancuran besar-besaran.

Lebih dari 63.000 personel militer Rusia telah dikerahkan ke Suriah, kata Moskow.

Perkembangan baru bisa menjadi masalah bagi ‘Israel’, yang telah berusaha untuk mencegah kubu Iran di Suriah.

Dalam sebuah opini untuk berita Channel 12 Israel, pakar Timur Tengah Ehud Ya’ari memperingatkan bahwa tanpa pengaruh Rusia di Damaskus dan di lapangan, Teheran dapat lebih mudah mendorong unitnya ke Suriah, serta mempengaruhi rezim Assad.

“Israel tidak memiliki cara untuk benar-benar mempengaruhi pertimbangan penempatan Rusia di Suriah,” kata Ya’ari. “Namun, ketika mereka menurunkan kehadiran militer mereka di negara ini, cengkeraman Iran yang semakin meningkat di kawasan ini merupakan perkembangan yang perlu dikhawatirkan. Patut diingat bahwa Rusia, bahkan ketika bekerja sama dengan Iran di Suriah, selalu berusaha untuk membatasi dan mengecilkan pijakan Iran di sana dan kedalaman infiltrasi Iran terhadap tentara dan layanan keamanan Assad.”

Yerusalem dan Moskow dalam beberapa tahun terakhir mempertahankan apa yang disebut mekanisme dekonfliksi yang berfungsi untuk mencegah pasukan Israel dan Rusia bentrok di Suriah. ‘Israel’ telah melancarkan kampanye serangan udara selama bertahun-tahun yang ditujukan pada pejuang pro-Iran yang berada di sana dan untuk mencegah pengiriman persenjataan yang dipasok Iran.

Perdana Menteri Naftali Bennett telah menghindari mengkritik Rusia secara langsung karena menginvasi Ukraina karena ‘Israel’ berusaha mempertahankan kebebasan bergeraknya di langit negara tetangga Suriah, yang didominasi oleh pasukan Rusia.

Pada awal invasi Rusia ke Ukraina, diluncurkan pada akhir Februari, ‘Israel’ berusaha untuk berjalan di atas tali diplomatik antara Moskow dan Kyiv, menjaga hubungan dengan kedua sekutunya dan menawarkan untuk menengahi pembicaraan, sambil memasok Ukraina dengan bantuan kemanusiaan.

Namun, karena laporan telah muncul tentang kekejaman Rusia di Ukraina, ‘Israel’ telah mengubah nadanya dan menjadi lebih blak-blakan dalam kritiknya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Perang Rusia UkrainaRezim Bashar AssadrusiasuriahUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengalaman Shalat Idul Fitri di Masjid Haci Bayram, Seorang Guru Para Sultan Utsmani
Tulisan selanjutnya Tak Mau Tinggal di Gedung Biru, Presiden Baru Korea Selatan Dituding Percaya Dukun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?