Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kantor Imigrasi Ghana Tolak Capeg Pengguna Krim Pemutih dan Punya Stretch Marks

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Januari 2018 06:44 6:44 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Januari 2018 06:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ghana Immigration Service (GIS) mencoret orang-orang yang memutihkan kulitnya dan pemilik stretch marks dari daftar peserta pelatihan rekrutmen pegawai.

Seorang jubir GIS kepada BBC mengatakan kebijakan itu diambil karena orang-orang yang memiliki stretch marks (garis putih di permukaan kulit akibat hilangnya elastisitas kulit) akan mengalami pendarahan di kulitnya jika mengikuti pelatihan yang berat. Orang-orang yang memiliki tato, rambutnya di kepang kecil-kecil atau kakinya melengkung juga dilarang mengikuti pelatihan calon pegawai.

“Jenis pekerjaan yang kami lakukan sangat berat. Orang yang kulitnya diputihkan atau memiliki bekas operasi jika menjalani pelatihan maka kemungkinan akan mengalami pendarahan,” kata Superintendent Michael Amoako-Attah kepada BBC Pidgin (8/1/2018).

Calon pegawai harus menjalani pemeriksaan medis dan tubuh secara menyeluruh sebagai bagian dari proses rekrutmen GIS.

Hal yang paling membuat publik geram adalah larangan atas orang pemilik stretch marks. Sebagian menganggap kebijakan itu seksis, tendensius terhadap kaum wanita yang umumnya memiliki stretch marks.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, sebagian orang juga menentang para wanita yang memutihkan kulitnya.

Ini adalah kontroversi teranyar yang mengemuka seputar rekrutmen pegawai kantor keiimigrasian itu.

Masyarakat Ghana sebelumnya marah setelah GIS mengungkap bahwa lowongan pekerjaan yang tersedia hanya 500, padahal sekitar 84.000 orang sudah mendaftar dengan membeli formulir seharga 50 cedi (sekitar 140.000 rupiah).

Seorang anggota dewan setempat, Richard Quashigah, mendesak orang-orang yang ditolak aplikasinya menyeret GIS ke meja hijau dan menuntut pengembalian uang pendaftaran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Trump Cabut Izin Tinggal 200.000 Orang El Salvador di AS
Tulisan selanjutnya Warga Kristen Palestina Protes Kunjungan Patriark yang Dituduh Menjual Tanah pada Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?