Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ethiopia Tangkap Lebih dari 4.500 Orang di Amhara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Mei 2022 17:26 5:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Mei 2022 17:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pihak berwenang di wilayah Amhara di bagian utara Ethiopia mengatakan mereka telah menangkap lebih dari 4.500 orang, termasuk seorang mantan komandan tentara.

Penangkapan itu dikatakan sebagai bagian dari “operasi untuk menegakkan hukum dan ketertiban,” yang diumumkan pekan lalu.

Kepala keamanan wilayah Amhara Desalegn Tassew mengatakan kepada sejumlah media yang dikelola pemerintah pada hari Senin bahwa mereka yang ditangkap dicurigai menyebarkan pelanggaran hukum, lansir BBC Senin (23/5/2022).

Termasuk yang ditangkap adalah Brigjen Teferra Mamo, mantan komandan Amhara Special Forces, yang bersekutu dengan tentara dalam perang melawan pasukan Tigray. Dia bersikap kritis terhadap pemerintah setelah dicopot dari posisinya pada bulan Februari.

Setidaknya lima wartawan juga ditangkap di wilayah tersebut, dua di antaranya merupakan komentator televisi lainnya yang kritis terhadap pemerintah Addis Ababa. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Organisasi yang berafiliasi dengan pemerintah Ethiopian Human Rights Commission (EHRC) mengatakan banyak dari penangkapan itu dilakukan tanpa surat perintah pengadilan yang layak dan kebanyakan tahanan tidak dapat dikunjungi oleh anggota keluarganya.

Penangkapan itu bertepatan dengan upaya pemerintah wilayah Amhara untuk mendaftar senjata-senjata api milik pribadi, kebijakan yang dianggap penentangnya sebagai upaya untuk melucuti senjata Fano, semacam perkumpulan pemuda.

Kelompok-kelompok Fano itu ikut berperang bersama tentara pemerintah melawan pasukan pemberontak Tigray dalam perang sipil yang berkecamuk saat ini. Mereka diduga terlibat dalam pelanggaran HAM berat di Tigray.

Beberapa bentrokan dilaporkan terjadi antara pasukan keamanan pemerintah dan kelompok-kelompok pemuda pekan lalu di berbagai tempat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Addis AbabaAmharaEthiopiaFanopemberontakperangtentaraTigray
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Tahun Penjara untuk Taipan Media Mesir Tersangka Kasus Seksual Panti Asuhan
Tulisan selanjutnya polisi membakar gereja Polisi India Ancam Bunuh Warga Kristen Setelah Membakar Gereja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?