Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi India Ancam Bunuh Warga Kristen Setelah Membakar Gereja

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 24 Mei 2022 16:23 4:23 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 24 Mei 2022 19:00
Bagikan
polisi membakar gereja
Bagikan

Hidayatullah.com — Warga Kristen India di negara bagian Chhattisgarh menuduh pihak berwenang tidak mengambil tindakan terhadap seorang polisi yang membakar gereja dan melakukan ancaman pembunuhan.

Gereja rumah milik seorang warga suku Kristen, Kadti Gurva dari desa Kistaram di distrik Sukma dibakar oleh seorang polisi yang diidentifikasi sebagai Sub-Inspektur Bhavesh Shende dari kantor polisi Kistaram pada Februari.

Namun, setelah melaporkan kejadian itu tidak ada tindakan yang diambil oleh pihak berwenang terhadap petugas polisi tersebut, lapor Morning Star News pada Ahad (22/05/2022).

Begini kronologi aksi pembakaran dan pengancaman warga Kristen India;

Pada 3 Februari, petugas tersebut menerobos masuk ke gereja ketika warga Kristen sedang menggelar kebaktian. Dia kemudian memperingatkan mereka agar tidak berkumpul dan beribadah di tempat itu. Ia juga mengancam akan menuduh mereka sebagai komunis “Naxalite” atau pemberontak Maois.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sehari kemudian, petugas memanggil Gurva dan seorang anggota gereja bernama Turram Kanna ke kantor polisi di mana dia memerintahkan mereka untuk membakar gereja mereka. Kedua orang Kristen itu menolak.

Pada tanggal 5 Februari, petugas polisi itu kembali memanggil keduanya dan mengatakan kepada mereka bahwa dialah yang membakar bangunan gereja mereka.

“Dia memberi tahu kami bahwa dia telah membakar tempat ibadah kami dan memperingatkan kami bahwa kami tidak boleh melakukan hal seperti itu lagi [bertemu untuk berdoa atau beribadah], atau dia akan menangkap kami dan mengirim kami ke penjara,” kata pengaduan tersebut.

Dua hari kemudian, Presiden Forum Kristen Chhattisgarh Arun Pannalal dan para pemimpin gereja bertemu dengan Direktur Jenderal Polisi Chhattisgarh dan mengajukan keluhan mereka, meminta penyelidikan dan pemecatan Bhavesh Shende karena membakar gereja.

Sampai hari Sabtu, tidak ada tindakan yang diambil terhadap polisi itu

“Pemerintah bergandengan tangan dengan para pelaku kekerasan,” kata Pannalal. “Polisi di Chhattisgarh juga telah disafronisasi [warna simbol nasionalisme Hindu]. Karena pemerintah tidak mengambil tindakan yang tepat, mereka [pelaku] didorong untuk menganiaya orang-orang Kristen.”

Orang Kristen hanya 2,3% dari populasi India dan Hindu terdiri dari sekitar 80%. Nasionalis Hindu mengklaim bahwa orang Kristen “memaksa” atau memberikan keuntungan finansial kepada orang Hindu yang mau masuk agama Kristen.

Menurut sebuah laporan oleh United Christian Forum, tahun 2021 adalah “tahun paling kejam” bagi penduduk Kristen di negara itu, yang mencatat setidaknya 486 insiden kekerasan penganiayaan tahun lalu.

UCF mengaitkan tingginya jumlah serangan dengan massa yang menargetkan orang Kristen, menyerang mereka secara brutal, dan kemudian mengajukan klaim palsu tentang pindah agama “ilegal”.

Polisi mendaftarkan pengaduan resmi hanya dalam 34 dari 486 kasus, menurut UCF.

“Seringkali slogan komunal disaksikan di luar kantor polisi, di mana polisi berdiri sebagai penonton bisu,” kata laporan UCF.

“Ekstremis Hindu percaya bahwa semua orang India harus beragama Hindu dan bahwa negara harus bebas dari agama Kristen dan Islam,” lembar fakta Open Doors menjelaskan. “Mereka menggunakan kekerasan ekstensif untuk mencapai tujuan ini, terutama menargetkan orang-orang Kristen dari latar belakang Hindu. Orang-orang Kristen dituduh mengikuti ‘kepercayaan asing’ dan disalahkan atas nasib buruk di komunitas mereka.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ekstremis HindugerejaIndiakristen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ethiopia Tangkap Lebih dari 4.500 Orang di Amhara
Tulisan selanjutnya Wabah PMK Jelang Idul Adha, Komisi IV Minta MUI Keluarkan Fatwa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket

Berita
16 Agustus 2026 10:17
Mahkamah Konstitusi Prancis Tidak Meloloskan Larangan Media Sosial Bagi Anak
22 Persen Yahudi ‘Israel’ Dukung Usir Warga Palestina ke Luar Negeri
Iran Bidik Aset AS di Eropa Jika Trump Perluas Konflik
Persatuan Ulama Muslim Internasional Sambut Pakta Pertahanan Mekkah, Serukan Aliansi Umat Islam

Terbaru

  • Iran Bidik Aset AS di Eropa Jika Trump Perluas Konflik
  • Kemenhaj Usulkan BPIH 2027 Sebesar Rp107,34 Juta per Jamaah
  • 1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi
  • LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan
  • Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku
  • Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan
  • Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah
  • Jubir Parlemen Iran Berkunjung ke Baghdad, Iraq Minta Diperbolehkan Melewati Selat Hormuz
  • Suriah Tangkap Seorang Pejabat Keamanan Bashar al-Assad
  • Portugal Melarang Burqa

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?