Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Junta Myanmar Perpanjang Status Darurat Hingga Februari 2023

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2022 20:04 8:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Agustus 2022 20:04
Bagikan
Israel spyware Drone Myanmar
Kendaraan Lapis Baja buatan 'Israel' dalam Kudeta Myanmar (Credit @GettyImages)
Bagikan

Hidayatullah.com– Junta Myanmar Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional secara bulat menyetujui keputusan perpanjangan status darurat di negara itu hingga Februari 2023.

Junta pertama kali menyatakan negara dalam keadaan darurat setelah mengambilalih kekuasaan lewat kudeta 1 Februari 2021 dari tangan partai pemenang pemilu pimpinan Aung San Suu Kyi.

Pemimpin junta Min Aung Hlaing meminta pemerintah militer untuk mengizinkannya bertugas 6 bulan lebih lama, menurut laporan koran pemerintah Global New Light of Myanmar seperti dilansir DW Senin (1/8/2022).

Sejak kudeta telah terjadi tindakan keras terhadap perbedaan pendapat dan kebebasan pers. Pada hari Sabtu, seorang jurnalis video Jepang ditahan oleh pasukan keamanan di Myanmar saat meliput protes menentang kekuasaan militer di Yangon, menurut para aktivis pro-demokrasi.

Pemerintah Jepang pada hari Senin mengkonfirmasi bahwa salah satu warganya telah ditangkap di Myanmar. Tokyo menyerukan pembebasannya.  

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pekan lalu, junta militer mengeksekusi empat disiden yang dinyatakan bersalah atas tuduhan terorisme pada Januari. Di antara mereka adalah mantan anggota parlemen Phyo Zeya Thaw dan aktivis demokrasi Kyaw Min Yu.

Menurut kelompok peduli HAM Assistance Association for Political Prisoners sedikitnya 1.900 orang tewas dan lebih dari 14.000 ditangkap sejak kudeta.

Pertemuan para menteri luar negeri negara anggota Association of Southeast Asian Nations (ASEAN)  dijadwalkan akan berlangsung pada pekan ini. 

Malaysia sebagai ketua akan berusaha mendorong organisasi itu memberikan teguran yang lebih keras terhadap Myanmar. ASEAN mengecam eksekusi pekan lalu.

Junta menolak mengirim perwakilannya ke pertemuan itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aung San Suu Kyijuntakudetamilitermyanmarstatus darurat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masjid Al-Aqsha: Kisah Penjajahan yang Didukung Barat
Tulisan selanjutnya Sugih dari Warisan Harta Wanita Terkaya Asia Menyusut Setengah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan

Berita
16 Juni 2026 17:04
Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial

Terbaru

  • Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang
  • Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi
  • Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
  • Wakaf Al-Qur’an, Tumbuhkan Generasi Qurani di Cibuntu
  • Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan
  • Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?