Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Harga Jutaan Aplikasi COVIDSafe Australia Hanya Berhasil Mengidentifikasi 2 Infeksi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Agustus 2022 10:21 10:21 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Agustus 2022 10:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Aplikasi ponsel bernilai jutaan dolar Australia yang digunakan untuk melacak kontak Covid-19 dalam rangka meredam penyebaran coronavirus akhirnya dimatikan setelah hanya berhasil mendeteksi 2 kasus unik.

Memteri Kesehatan Mark Butler memdesak masyarakat agar menghapus app itu, yang disebutnya sebagai “pembuangan besar-besaran” uang pembayar pajak.

COVIDsafe ketika diluncurkan April 2020, disebut oleh perdana menteri Australia kala itu Scoot Moorrison sama pentingnya seperti mengoleskan tabir surya.

Namun, para ahli mempertanyakan keefektifan metode pelacakan berbasis Bluetooth itu.

Aplikasi yang dibuat dengan biaya $14 juta itu dirancang untuk membantu melacak kontak dari orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Butler, yang sebelumnya sudah menyerukan agar app itu dibuang saja, mengungkapkan bahwa platform itu hanya berhasil mengidentifikasi 17 kontak dekat sejak diluncurkan.

“Jelas aplikasi ini merupakan kegagalan dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat dan itulah mengapa kami memutuskan untuk menghapusnya,” katanya, seperti dilansir BBC Rabu (10/8/2022).

COVIDsafe dirancang di masa pemerintahan sebelumnya yang menolak bantuan dari raksasa teknologi Apple dan Google, meskipun app buatan keduanya sudah dipakai oleh lebih dari 50 yurisdiksi di seluruh dunia.

Aplikasi itu secara resmi akan dinonaktifkan pada 16 Agustus. Butler menegaskan tidak ada data pengguna yang akan disimpan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aplikasiAustraliacovid-19Covifsafe
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khutbah Jumat: Menghindari Peringatan Kemerdekaan dari Kemunkaran
Tulisan selanjutnya solidaritas palestina Doa Paul Pogba untuk Rakyat Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?