Hidayatullah.com– Pihak berwenang di Republik Demokratik Kongo menyatakan kemunculan kembali virus Ebola, memyusul konfirmasi satu kasus di Provinsi Kivu Utara.
Pekan lalu seorang wanita meninggal dunia di kota Beni. Wabah itu merupakan yang kedua di negara itu tahun ini. Wabah sebelumnya dinyatakan berakhir pada bulan Juli, lansir BBC Selasa (23/8/2022).
Direktur WHO wilayah Afrika, Matshidiso Moeti, mengatakan pihak berwenang di Kivu Utara sebelumnya berhasil menghentikan sejumlah kemunculan kasus infeksi virus mematikan itu dan mereka berkeyakinan akan dapat mengendalikan penyakit ini dalam waktu dekat.
Para ilmuwan mengatakan tidak realistis untuk berpikir bahwa Ebola pasti bisa diberantas, tetapi diakui sekarang lebih mudah untuk mencegah terjadinya krisis akibat penyakit tersebut.
Wabah Ebola kali ini merupakan yang ke-14 di RD Kongo. Negara itu pertama kali mengalami wabah Ebola pada 1976.*