Hidayatullah.com — Juru bicara gerakan perjuangan dan pemimpin Afghanistan saat ini, Taliban, menegaskan bahwa pihaknya tidak bersedia membangun hubungan dengan zionis ‘Israel’.
Mohammad Naim mengungkapkan bahwa Taliban juga tidak akan mengakui ‘Israel’ sebagai sebuah negara.
“Posisi gerakan (Taliban) dalam mendukung Yerusalem jelas dan tegas,” kata juru bicara Naim di Twitter, menambahkan bahwa Yerusalem adalah kiblat pertama umat Islam dan suci bagi semua umat Islam.
Kejahatan zionis ‘Israel’ terhadap rakyat Palestina adalah penindasan yang tidak dapat diterima, tambahnya lebih lanjut.*




