Hidayatullah.com– Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan jumlah anak belia di Somalia yang menderita malnutrisi akut diperkirakan naik lebih dari setengah juta tahun ini.
Prediksi itu lebih tinggi dibandingkan tahun 2011, ketika kelaparan parah membunuh puluhan ribu anak Somalia.
Seorang juru bicara UNICEF, James Elder, menyebut situasi itu sebagai “mimpi buruk yang tertunda”, lansir BBC Selasa (13/9/2022).
Dia mengatakan 700 anak meninggal di pusat nutrisi pekan lalu saja, dan fasilitas-fasilitas semacam itu di seluruh wilayah Somalia penuh.
Kelaparan di Somalia dan kawasan Tanduk Afrika antara lain disebabkan kekeringan berkepanjangan karena curah hujan di bawah rata-rata selama lima tahun berturut-turut.*