Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Uni Eropa Ancam Tambah Sanksi Bila Iran Terbukti Terlibat Perang di Ukraina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2022 18:13 6:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Oktober 2022 18:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sejumlah menteri luar negeri negara anggota Uni Eropa, hari Senin (17/10/2022), menyerukan sanksi baru terhadap Iran jika keterlibatan Teheran dalam peperangan Rusia di Ukraina terbukti.

Ukraina melaporkan bahwa serangkaian serangan Rusia beberapa pekan belakangan menggunakan drone-drone kamikaze buatan Iran Shahed-136. Teheran membantah menyuplai drone untuk Rusia, sementara Kremlin belum berkomentar.

“Kami akan mencari bukti nyata tentang partisipasi [Iran dalam perang Ukraina],” kata Josep Borrell kepada para reporter setibanya dia di Luxembourg untuk menghadiri pertemuan para menteri luar negeri UE, seperti dikutip Reuters. Dia menambahkan bahwa Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba juga akan ikut serta dalam pertemuan tersebut.

Menteri Luar Negeri Denmark Jeppe Kofod mengatakan UE harus bereaksi keras menanggapi serangan udara baru di Kyiv di mana pesawat-pesawst tak berawak menyerang bangunan-bangunan di dekat stasiun kereta api pusat saat jam sibuk pada Senin pagi.

“Apa yang bisa kita lihat sekarang: drone-drone Iran tampaknya digunakan untuk serangan di pusat kota Kyiv, ini adalah suatu kekejaman,” kata Kofod, menekankan Uni Eropa harus mengambil “langkah-langkah konkret” dalam menanggapi hal itu, serta dalam menanggapi tindakan keras Teheran terhadap para pengunjuk rasa di dalam negerinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Blok kerja sama itu hari Senin ini memberlakukan larangan perjalanan dan membekukan aset sekitar 15 warga Iran yang terlibat dalam tindakan keras pemerintah yang dimulai bulan lalu terhadap para demonstran yang marah dengan kematian Mahsa Amini.

Prancis dan Jerman, keduanya merupakan penanda tangan kesepakatan nuklir 2015 dengan Iran, telah menyatakan sikapnya bahwa sanksi baru terhadap Iran atas keterlibatannya dalam peperangan Rusia di Ukraina perlu diberikan, mengingat hal tersebut merupakan pelanggaran terhadap sebuah resolusi Dewan Keamanan PBB.

Menteri Luar Negeri Luxembourg Jean Asselborn mengatakan sanksi tambahan UE itu nantinya, jika Teheran terbukti terlibat dalam peperangan Rudia di Ukraina, tidak terbatas berupa daftar hitam bagi sejumlah individu Iran.

“Nantinya itu tidak akan lagi hanya menyangkut beberapa individu yang akan dikenai sanksi,” katanya kepada wartawan setibanya dia untuk menghadiri pertemuan UE tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:droneiranperangrusiaSanksiTeheranUkrainaUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sandal Nabi muhammad Begini Bentuk Sandal Nabi Muhammad SAW
Tulisan selanjutnya Gelar Kelas Jurnalistik, SPI Hadirkan Tenaga Ahli DPR RI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?