Hidayatullah.com — Rusia mengancam akan memberi balasan jika ‘Israel’ mengirim senjata pertahanan ke Ukraina, lapor media-media Amerika dan Iran.
Bloomberg melaporkan bahwa Rusia akan merenspons jika ‘Israel’ mengirim sistem pertahanan udara secara langsung atau tidak langsung ke Ukraina.
Sementara itu, saluran internasional Iran mengungkapkan bahwa Rusia akan membalas setiap upaya ‘Israel’ untuk mengirimkan rudal pertahanan ke Ukraina.
Bulan lalu, mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev memperingatkan ‘Israel’ agar tidak mengirim senjata ke Ukraina, dengan mengatakan itu akan “menghancurkan semua hubungan diplomatik” antara kedua belah pihak.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan pada hari Selasa bahwa ‘Israel’ baru-baru ini setuju untuk menyediakan negaranya dengan sistem radio yang diminta pada bulan Februari.
Pekan lalu, Zelensky mengatakan bahwa kedua belah pihak terlibat dalam kerja sama intelijen terkait dengan drone bunuh diri Shahed-136 buatan Iran yang digunakan oleh Rusia dalam perang.
“Kami berjuang melawan persatuan besar baru, Rusia dan Iran, dan sekarang saya berharap Israel akan membantu kami, dan akan bereaksi keras terhadap ini,” katanya, menambahkan bahwa, menurut intelijen dari Ukraina dan lainnya. negara, Rusia telah mengakuisisi sekitar 1.500 drone serangan Iran.
The Times of Israel melaporkan bahwa Duta Besar Ukraina untuk ‘Israel’ Yevgen Korniychuk mengatakan telah ada kemajuan “pada beberapa masalah teknis yang berkaitan dengan pertahanan,” terutama mengenai tawaran ‘Israel’ untuk menyediakan teknologi peringatan rudal.*